Wisata Oshima – Saat membaca titel tulisan ini, mungkin ada nan bertanya-tanya. Sadako Yamamura? Siapa tuh? Artis Jepang kah? Politisi? Atlet? Atau siapa?
Kalau kalian tetap bertanya-tanya siapa itu Sadako Yamamura, berfaedah kalian bukan fans movie ber-genre horor. Sadako Yamamura, alias lebih terkenal dengan sebutan Sadako saja, adalah nama tokoh hantu dalam trilogy Ring (1998), Ring 2 (1998), dan Ring 0: Birthday (2000); nan gaungnya tetap terasa hingga saat ini.
Sudah tahu siapa itu Sadako Yamamura? Kalau sudah, kita bakal flashback sedikit cerita di movie Ring (1998). Kalian nan pernah memandang movie tersebut pasti tahu ceritanya. Ada sebuah video terkutuk, dan siapapun nan melihatnya bakal meninggal dalam waktu 7 hari.
Sepasang mantan suami-istri kemudian menyelidiki video tersebut, dan menemukan jika dialek dalam video itu berasal dari daerah Izu Oshima. Mereka berdua kemudian sengaja pergi ke Izu Oshima dengan angan dapat mematahkan kutukan tersebut, dan berujung dengan ditemukannya sebuah sumur tempat mayit Sadako terpendam.
Ngomong-ngomong, Izu Oshima nan menjadi setting dalam cerita tersebut bukan sebuah tempat fiktif. Pulau itu betul-betul nyata, dan tetap masuk dalam wilayah Tokyo loh! Pulau ini juga terkenal dikunjungi sebagai side trip dari Ibu Kota Jepang tersebut. Penasaran mau tahu lebih lanjut tentang Izu Oshima? Simak detailnya berikut ini:
Informasi Dasar
Izu Oshima, alias biasa disebut sebagai Oshima saja, adalah nama salah satu pulau nan ada di Kepulauan Izu. Tepatnya, Oshima adalah pulau terbesar nan ada di kepulauan tersebut. Ngomong-ngomong, Kepulauan Izu itu termasuk dalam wilayah Oshima, sub-prefektur dari Tokyo Metropolitan Government.
Dengan kata lain, Oshima ini tetap masuk dalam wilayah Tokyo (lihat bagian selanjutnya untuk perincian tentang Kepulauan Izu), namun mempunyai atmosfir nan lebih ke arah pulau tropis dibanding Tokyo (walau suasana di pulau ini tidak sepanas Okinawa).
Tak hanya menjadi pulau terbesar di Kepulauan Izu, Oshima juga jaraknya paling dekat dari Tokyo (kira-kira 108 kilometer). Untuk mencapai pulau ini, kalian hanya memerlukan waktu kira-kira 1 jam 45 menitan saja. Nggak heran jika Oshima ini menjadi salah satu destinasi side-trip terkenal dari Tokyo dan Shizuoka, lantaran pulau ini pun lokasinya cukup dekat dan cukup mudah di akses dari Shizuoka.
Ngomong-ngomong, Oshima ini tak hanya terkenal dijadikan sebagai letak shooting untuk movie Ring saja lho. Pulau ini menjadi letak ‘pemakaman’ Godzilla dalam film The Return of Godzilla (1984), dan tampil juga dalam beberapa movie Godzilla lainnya seperti The Return of Godzilla (1989) dan Godzilla vs. Biollante.
Sedangkan jika kalian pernah bergesekan dengan waralaba Pokemon, baik dalam game maupun anime, Pulau Cinnabar dalam waralaba tersebut terinspirasi dari Oshima.
Sekilas Tentang Kepulauan Izu
Kepulauan Izu via ArtforiaKepulauan Izu merupakan julukan untuk kumpulan pulau vulkanik nan terletak di sisi tenggara Tokyo, nan jaraknya bervariasi antara 108 kilometer hingga 354 kilometer dari Tokyo.
Biasanya, Kepulauan Izu ini disebut sebagai Izu Shichito (atau “Izu Seven”) lantaran ada 7 pulau utama nan ada di kepulauan tersebut, ialah Izu Oshima, Toshima, Niijima, Shikinejima, Kozushima, Miyakejima, Mikurajima, Hachijojima, dan Aogashima. Namun pada kenyataannya, jumlah pulau di Kepulauan Izu ini ada lusinan, dan 9 diantaranya sekarang tak berpenghuni.
Aogashima via GotokyoSama seperti posisi Kepulauan Seribu bagi wilayah Jakarta, Kepulauan Izu ini juga terkenal sebagai destinasi wisata dari Tokyo. Izu Oshima tentu saja menjadi pulau nan paling terkenal untuk dikunjungi lantaran jaraknya cukup dekat dari Tokyo.
Namun sebetulnya, masing-masing pulau nan termasuk Izu Seven mempunyai karakter unik tersendiri, dan menawarkan aktifitas wisata nan berbeda-beda. Sebagai contoh, Mikurajima terkenal sebagai salah satu destinasi terkenal untuk berenang berbareng lumba-lumba. Aogashima mempunyai 2 gunung berapi, dan Shikinejima terkenal bakal onsen-nya.
Daya Tarik Oshima
Sebagai pulau terbesar di Kepulauan Izu (luasnya mencapai 91,06 kilometer persegi) sekaligus nan paling dekat dengan Tokyo, Oshima mempunyai beberapa obyek wisata populer.
Salah satu nan paling terkenal adalah Gunung Mihara (atau Mihara-san), sebuah gunung berapi setinggi 758 meter nan pernah beberapa kali mengeluarkan letusan luar biasa pada Periode Nara (tahun 710-794). Letusan terakhir tercatat pada tahun 1990, nan berfaedah gunung ini tetap cukup aktif.
Hiking Gunung Mihara via wikipediaGunung Mihara ini cukup menarik perhatian visitor nan kegemaran hiking maupun sekedar suka menikmati suasana alam. Terdapat beberapa hiking trail menuju ke puncak, dan umumnya visitor memerlukan waktu 45-60 menit hingga ke puncak.
Bagian nan paling keren, di puncak gunung tersebut ada kaldera nan sangat besar (diameter 300 meter dan kedalaman 200 meter) nan dikelilingi oleh jalan setapak. Sehingga, dari puncak Gunung Mihara ini visitor dapat menikmati 2 view spektakuler dalam satu waktu: pemandangan ke arah kaldera, dan pemandangan di sekitar Oshima.
Oshima Onsen Hotel via JapaneseguesthousesKeberadaan gunung vulkanis di Oshima memberikan sebuah untung tersendiri. Salah satunya, pulau ini jadi kaya bakal sumber air panas alami. Tak susah menemukan beragam onsen di pulau ini. Bahkan ada juga onsen nan menawarkan pemandian terbuka dengan view langsung ke arah laut, lho.
Pantai Hinode-hana Oshima via FlickrSelain itu, Oshima mempunyai beberapa pantai populer; sesuatu nan bakalan susah kalian temukan di Tokyo. Pantai terbesar di pulau ini adalah Kobo-hama, nan di sekitarnya banyak terdapat bar dan restoran nan kerap menampilkan intermezo musik nan meriah.
Pantai lainnya adalah Noda-hama yang mempunyai atmosfir lebih tenang dan ideal untuk melakukan aktifitas diving. Sedangkan jika berpiknik berbareng anak-anak dan keluarga, pantai Hinode-hama bisa menjadi tujuan favorit lantaran mempunyai ombak nan tenang dan populasi ikan warna-warni.
Oshima juga mempunyai lanskap nan sangat menarik. Di beberapa bagian pulau ini kalian dapat memandang tembok tebing bebatuan vulkanis.
Pengunjung dapat memandang layer sedimen vulkanis nan membentuk pola-pola menarik, dan semua itu dapat diamati secara kasat mata tanpa menggunakan perangkat bantu apapun. Percayalah, kalian nggak bakal bisa memandang hal-hal seperti itu di Tokyo maupun kota besar lainnya di Jepang.
Izu Oshima Museum of Volcanoes via WikipediaNgomong-ngomong, Oshima ini juga mempunyai beberapa museum nan menarik untuk dikunjungi. nan pertama adalah Izu Oshima Museum of Volcanoes. Museum ini menampilkan beragam info tentang gunung berapi dari beragam negara.
Museum lainnya nan cukup menarik untuk dikunjungi adalah Odoriko no Sato Museum, sebuah museum tentang pekerjaan gadis penari nan aktif di wilayah Izu pada tahun 1900-an.
Kota terbesar sekaligus menjadi pusat pemerintahan di Oshima adalah Motomachi (atau biasa disebut Oshima Town). Di Motomachi inilah terdapat akomodasi publik seperti sekolah, instansi pos, ATM, beberapa pantai berpasir hitam, hingga pusat info wisata. Kota Motomachi ini mempunyai atmosfir nan tenang layaknya sebuah kota kecil, sehingga cukup menarik juga untuk dijelajahi sembari bersepeda santai.
Motomachi ini mempunyai 6 desa/kota kecil: Okada, Senzu, Sashikiji, Motomura, Nomashi, dan Habuminato. Okada menjadi salah satu desa nan krusial untuk mengakses Oshima, lantaran di desa tersebut terdapat pelabuhan utama di Oshima. Namun Habuminato (atau Habu) disebut-sebut sebagai salah satu desa nan paling menarik untuk dikunjungi. Detailnya bisa dilihat pada bagian selanjutnya.
Aktivitas Seru & Tempat Wisata di Oshima
Berikut ini beberapa aktivitas seru & rekomendasi lokasi wisata di Oshima nan wajib Anda kunjungi selama liburan di Oshima:
1. Mendaki Gunung Mihara
Hiking Gunung Mihara via wikipediaSebagai daya tarik utama dari Oshima, mendaki Gunung Mihara jelas menjadi sebuah aktifitas nan wajib dilakukan selama mengunjungi pulau ini. Jalur pendakiannya cukup landai, sehingga pemula pun takkan mengalami kesulitan berfaedah untuk mencapai puncak Gunung Mihara.
2. Berendam di Onsen
Hama No-yu Onsen Oshima via Lise Where Im FromOshima mempunyai banyak onsen. Namun jika kalian memerlukan rekomendasi onsen untuk dikunjungi selama berada di pulau tersebut, kalian bisa mulai dengan main ke Hamano-yu.
Onsen ini lokasinya menit jalan kaki dari pelabuhan Motomachi, dan menawarkan pemandian terbuka ke arah lautan lepas. Biaya masuk ke onsen ini hanya JPY400 saja, dan kalian bisa berendam hingga pukul 19.00.
Onsen lainnya nan menarik untuk dicoba adalah Gojinka Onsen yang mempunyai kolam berendam sepanjang 25 meter. Onsen ini juga dilengkapi dengan beragam akomodasi seperti kafe, sauna, jacuzzi, dan lain-lain.
Alternatif lainnya, kalian bisa mampir ke Miharayama Onsen yang menjadi bagian dari akomodasi Oshima Onsen Hotel. Kolam terbuka (rotenburo) di onsen ini menampilkan view ke Gunung Mihara saat cuaca cerah.
Kunjungi juga: 6 Hotel Onsen Terbaik di Jepang
3. Bersepeda dan Eksplorasi Oshima
Bersepeda Menjelajahi OshimaOshima dikelilingi oleh jalan nan kondisinya cukup baik. Kalian bisa mengelilingi pulau ini sembari menikmati momen-momen bersepeda di jalur-jalur tepi laut.
Jangan lupa untuk menjelajah Sunset Palm Line, sebuah jalur sepeda nan ada di sisi utara Motomachi. Dari jalur tersebut kalian nggak hanya bisa menikmati suasana laut, namun juga view ke arah Shizuoka dan Gunung Fuji (saat hari cerah).
4. Wisata Kuliner
Oshima mempunyai beberapa kuliner unik nan bakalan susah kalian temukan di kota lainnya di Jepang. Kalaupun ada, rasanya takkan seenak jika disantap di Oshima.
Salah satu kuliner nan wajib dicicipi saat berada di Oshima adalah Bekko, ialah irisan ikan segar nan di-marinated dalam chili pepper soy sauce sehingga warnanya berubah menjadi kemerahan.
Kuliner lain nan wajib dicoba di Oshima adalah Camellia fondue, ialah jenis makanan (biasanya seafood) dan tumbuhan nan di goreng deep fry dalam minyak Camelia.
Kalian juga wajib mencicipi milk rice crackers nan dibuat dengan menggunakan susu produksi original Oshima. Panganan ini dijual di beragam toko souvenir, dan menjadi oleh-oleh unik dari Oshima.
Ashitaba tempura via Tokyobling.wordpresscomSebagai penutup, kalian juga disarankan mencicipi Ashitaba, sejenis tumbuhan nan tumbuh di Izu dan biasa digunakan dalam beragam kuliner lokal – mulai dari salad hingga teh. Ashitaba ini mengandung banyak vitamin dan mineral, sehingga punya banyak faedah kesehatan.
Oya, jika menyukai minuman beralkohol, sempatkan untuk mencicipi Gojinka, sejenis whiski unik Oshima.
5. Melakukan Berbagai Olah Raga Air
Diving di Pantai Oshima via JapanTravelYes, kalian bisa melakukan beragam aktifitas olah raga air di Oshima, mulai dari diving, scuba diving, memancing, dan lain-lain. Untuk lebih detailnya, bisa menghubungi pusat info wisata setempat.
6. Mengunjungi Habuminato
Mengunjungi Habuminato via Gotokyo
Habuminato, alias Habu, merupakan sebuah desa nelayan nan mempunyai lanskap menarik. Desa ini mempunyai suasana seperti kota tua, sehingga sangat menarik untuk diabadikan oleh kamera.
Kalian juga dapat berjalan-jalan ke pelabuhan Habu, memandang aktifitas nelayan di desa ini, dan mengunjungi observation deck. Dari observation deck ini kalian dapat menikmati view bagus ke arah Habu dan laut.
7. Melihat Bunga Camelia
Camellia Flower Oshima via Tamashima TokyoOshima memang terkenal bakal kembang Camelia-nya. Di kota ini terdapat banyak sekali jenis kembang Camelia nan mungkin susah kalian temukan di wilayah lain.
Bunga-bunga ini bermekaran pada bulan Januari-Maret, dan pada musim itu biasanya digelar beragam pagelaran bunga. Adapun salah satu spot terkenal untuk menikmati kembang Camelia adalah Oshima Park.
8. Main ke Pulau Lain
Pantai di Shikine Jima via TripadvisorKepulauan Izu terdiri dari banyak pulau. Mumpung lagi ada di Oshima, jangan ragu untuk sekalian main ke pulau lainnya. Banyak lho pulau menarik lainnya nan menawarkan surga liburan tersendiri bagi kalian.
Cara Mengakses Oshima
Untuk nan mau tahu lebih jauh lagi, mari simak gimana langkah mengakses Oshima lebih perincian lagi:
Menuju Oshima
High speed ferry di Takeshiba Pier via TokaikisenAda 2 langkah untuk mencapai Oshima, ialah dengan menggunakan jalur udara dan jalur air. Jika menggunakan jalur udara, kalian bisa naik penerbangan lokal dari Haneda International Airport (Tokyo) dan Chofu Airport (Tokyo) menuju Oshima Airport (Motomachi).
Terdapat beberapa penerbangan dalam sehari, dengan lama penerbangan 25-35 menit. Biayanya cukup bervariasi, namun bisa berada di kisaran JPY11800 untuk sekali jalan.
Sedangkan jika melalui jalur air, Oshima bisa dijangkau dengan menggunakan kapal feri dan high speed ferry. Jika menggunakan feri biasa, kalian kudu menempuh lama perjalanan 5-7 jam dari Takeshiba Ferry Terminal (Tokyo) menuju Oshima.
Perjalanan menuju Oshima (menggunakan feri biasa) dilakukan pada malam hari, sehingga visitor bisa memanfaatkan perjalanan tersebut untuk menghemat biaya akomodasi. Sedangkan perjalanan kembali ke Tokyo biasanya dilakukan di siang hari. Oya, nilai tiket untuk kelas termurahnya kira-kira JPY4500.
Ingin lebih sigap menjangkau Oshima? Kalian bisa naik feri sigap dari Takeshiba Ferry Terminal (Tokyo) ke Oshima. Durasi perjalanan berkisar antara 1 jam 45 menit hingga 2 jam, dengan biaya kira-kira JPY7500 (sekali jalan). Feri sigap ini juga berangkat dari kota Atami di Shizuoka (durasi perjalanan 5 menit). Harga tiketnya kita-kita JPY5700 sekali jalan.
Sebagai tambahan informasi, di Oshima ini terdapat dua pelabuhan nan menjadi pintu masuk utama menuju Oshima: Pelabuhan Motomachi dan Pelabuhan Okata. Kedua pelabuhan ini digunakan bergantian, tergantung kondisi cuaca dan kondisi laut.
Sehingga, bisa jadi pelabuhan tempat kalian masuk ke pulau ini bakal berbeda dengan tempat kalian pulang. Supaya lebih jelas, pastikan dimana kalian bakal berlabuh dan dari mana kalian kudu naik perahu jika mau pulang dari Oshima (bisa ditanyakan di pusat info wisata setempat).
Orientasi di Oshima
Bus di Oshima Cassiopeia Sweet via wikimedia commonsOshima mungkin menjadi salah satu tempat dimana JR Pass tidak bisa digunakan. Maklum, di pulau ini tidak ada jaringan kereta api sih. Transportasi publik nan cukup menjangkau beragam perspektif pulau adalah bus, selain pada bagian pesisir timur.
Wisatawan lebih disarankan menyewa mobil agar lebih bebas menjelajah Oshima, alias menyewa sepeda di sekitar Pelabuhan Motomachi maupun Pelabuhan Okata.
Tips dan Informasi Penting
- Berencana untuk main-main ke Izu Oshima? Jangan lupa catat beberapa pusat info turis berikut ini. Siapa tahu berfaedah untuk membantu kalian selama berada di pulau tersebut.
1. Oshima Town Office Tourism Section, telp: 04992-2-1446
2. Oshima Tourist Association, telp: 04992-2-2177
3. Tokyo Islands Tourist Federation, telp: 03-3436-6955
- Tips lainnya, berhati-hatilah dengan ular berbisa nan mungkin bakal kalian temukan saat mendaki gunung, maupun saat melintasi jalur-jalur jalan nan dekat dengan hutan.
- Oshima mempunyai sistem penanggulangan musibah nan sangat baik. Jika kalian mendengar bunyi sirine, jangan hanya tak bersuara saja. Segeralah bertanya tindakan apa nan kudu diambil, alias lihat, amati, dan tiru respon masyarakat setempat.
Note: Foto diambil dari mesin pencari (via creative commons dan google). Sumber foto dapat dilihat pada caption masing-masing. Tidak ada editan tambahan selain proses resizing.
* * * * *
Demikianlah ulasan mengenai aktivitas seru & lokasi wisata di Oshima nan bisa kami ulas untuk Anda saat ini. Semoga bisa menjadi referensi untuk Anda nan mau liburan ke Oshima dalam waktu dekat ini.
Jangan lewatkan juga: 39 Tempat Wisata di Kyoto
1 jam yang lalu