5 Trik Mengelola THR Anti Mubadzir

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

THR sejenak lagi cair! Umumnya, THR digunakan untuk membeli kebutuhan di Hari Raya. Tapi ada baiknya jika kita tetap punya kontrol diri untuk mengelola THR agar tidak mubadzir.

Sayang sekali rasanya jika tunjangan digunakan hanya untuk hal-hal konsumtif saja. Bagaimana jika dari tunjangan ini justru kita bisa menghasilkan sesuatu nan berkarakter lebih produktif, misalnya memulai sebuah bisnis?

Dari upaya ini justru mungkin bakal menjadi keran rezeki kita nan bisa membantu perekonomian menjadi lebih baik kedepannya. Siapa nan mau seperti itu? Yuk lakukan beberapa langkah di bawah ini untuk mengelola THR 2023!

1. Pisahkan Dulu THR dan Juga Gaji Bulanan

Pertama-tama, pisahkan dulu antara penghasilan bulanan dengan THR dan juga tunjangan lainnya nan di bayarkan sebelum hari Raya (jika ada). Kenapa perihal ini krusial untuk di lakukan?

Karena selain kebutuhan lebaran, kita juga tentunya punya kebutuhan bulanan nan tidak bisa ditunda. Maka dari itu kita bisa mengalokasikan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan bulanan, sementara THR nantinya digunakan untuk kebutuhan menjelang Hari Raya.

Baca juga, 6 Trik Jitu Kelola THR Agar Bisa Jadi Modal Usaha nan Bikin Untung

2. Belanja Sesuai Kebutuhan

Langkah selanjutnya adalah belanjalah sesuai kebutuhan. Jangan kalap!

Justru lantaran THR Idul Fitri adalah momentum setahun sekali maka kudu di manfaatkan sebaik mungkin. Jangan larut dalam suasana dan akhirnya justru membikin kita membeli barang-barang nan sebenarnya tidak kita butuhkan.

Ini adalah sikap royal nan sebaiknya kita jauhi. Jadi sebelum menyesal, kenali dulu mana nan kebutuhan dan mana nan kemauan semata.

Apakah tidak boleh membeli sesuai keinginan?

Boleh-boleh saja kok jika ada budgetnya dan tidak berlebihan. Oleh lantaran itu Anda wajib melakukan langkah ke 3 di bawah ini!

3. Buat List Kebutuhan dan Prioritas

Oleh lantaran itu sebelumnya, buatlah list kebutuhan lebaran dengan rinci. Ada banyak kebutuhan di hari raya seperti angpao untuk keponakan, beli kue-kue dan baju lebaran, biaya mudik, zakat, THR untuk asisten rumah tangga dan orangtua.

Selain itu klasifikasikan berasas prioritas. Mana nan “wajib” dan juga “sunnah”.

Dengan begitu, meski diskonan menyerbu setidaknya kita sudah punya tameng ialah budgeting lebaran nan sudah kita buat.

Baca juga, List Kebutuhan Lebaran dan Mengelolanya

4. Prioritaskan Untuk Bayar Hutang

Membayar hutang itu hukumnya wajib. Oleh lantaran itu jika tetap mempunyai hutang sebaiknya prioritaskan THR untuk bayar hutang terlebih dulu.

Jika hutang berkurang alias apalagi lunas bukankah hidup setelah lebaran makin terasa ringan? Dibanding kita mementingkan ego semata dan setelah lebaran berhujung hidup kita tidak menjadi lebih baik lantaran tetap terbebani hutang.

Inilah salah satu berkah Ramadhan nan bisa di rasakan jika kita pandai mengelola THR dengan baik.

5. Alokasikan THR Untuk Modal Usaha

Jika Anda punya rencana bisnis, maka tidak ada salahnya untuk mengalokasikan misalnya 20-30% dari THR Anda untuk modal usaha.

Meski mungkin upaya nan bakal di lakukan tetap kecil-kecilan, tapi anggaplah ini merupakan langkah Anda menuju perihal besar. Sebab sesuatu nan besar susah terjadi tanpa langkah-langkah kecil.

Penutup

Mengelola pendapatan menjelang hari raya memang sangat penting. Jangan sampai melakukan pembelanjaan nan kompulsif, apalagi sampai berhutang karenanya. Cukup kelola THR dengan melakukan beberapa langkah diatas.

Nah itulah nan bisa di lakukan agar THR lebaran Anda tidak menguap begitu saja. Semoga tipsnya bermanfaat!

Selengkapnya
Sumber Bisnis Indonesia
Bisnis Indonesia