Pernahkah Anda merasakan nyeri dahsyat di lutut, terutama saat bangun tidur alias di malam hari? Mungkin Anda bertanya-tanya, “lutut sakit apakah masam urat?”
Pertanyaan tersebut memang wajar, lantaran masam urat sering kali menyerang area dengkul dan menimbulkan rasa sakit nan sangat mengganggu.
Mari kita telaah lebih dalam tentang penyakit masam urat dan gimana hubungannya dengan nyeri dengkul nan Anda alami.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!
Apa Itu Penyakit Asam Urat?
Apa itu penyakit masam urat? Secara sederhana, masam urat alias nan dalam bahasa medis disebut Gout adalah penyakit nan terjadi ketika kadar masam urat (Uric Acid) dalam darah terlalu tinggi.
Kondisi kelebihan masam urat ini disebut hiperurisemia.
Sebenarnya, masam urat adalah unsur nan secara alami ada dalam tubuh kita. Zat ini terbentuk dari pemecahan purin—semacam senyawa nan ada di dalam tubuh dan juga dalam makanan nan kita konsumsi sehari-hari.
Dalam keadaan normal, masam urat bakal larut dalam darah dan dibuang melalui air seni lewat ginjal.
Masalahnya muncul ketika masam urat menumpuk terlalu banyak. Penumpukan ini bisa terjadi lantaran dua hal: tubuh memproduksi masam urat terlalu banyak, alias ginjal tidak bisa membuangnya dengan baik.
Ketika menumpuk, masam urat bakal membentuk kristal-kristal tajam seperti jarum nan disebut kristal monosodium urat alias Monosodium Urate Crystal.
Bayangkan ada pecahan kaca kecil-kecil nan menusuk-nusuk di dalam sendi Anda—itulah nan terjadi ketika kristal masam urat mengendap di persendian.
Kristal-kristal tajam inilah nan kemudian memicu peradangan sendi (arthritis) alias inflamasi sendi. Akibatnya, sendi menjadi bengkak, merah, panas, dan terasa sangat sakit.
Kondisi ini nan kita kenal sebagai Gout Arthritis alias radang sendi akibat masam urat.


Gejala Asam Urat nan Perlu Anda Kenali
Gejala masam urat pada kaki dan persendian lainnya biasanya datang secara tiba-tiba, apalagi sering menyerang di tengah malam saat Anda sedang tidur nyenyak.
Banyak orang terbangun lantaran rasa sakit nan luar biasa di area persendian mereka.
Yang menarik, serangan pertama penyakit gout paling sering terjadi di sendi jempol kaki. Namun, penyakit gout menyerang sendi apa saja, termasuk lutut, pergelangan kaki, siku, dan pergelangan tangan.
Setiap orang bisa mengalami serangan di area nan berbeda-beda.
Jika Anda mengalami masalah pada lutut, krusial untuk mengenali karakter ciri masam urat di lutut.
Berikut tanda-tanda masam urat di dengkul nan biasanya muncul:
Nyeri sendi akibat penyakit gout ini bukan nyeri biasa—rasanya seperti ditusuk-tusuk barang tajam dari dalam.
Rasa sakitnya bisa sangat dahsyat dalam beberapa jam pertama dan bisa berjalan berhari-hari apalagi berminggu-minggu.
2. Lutut bengkak dan membesar
Kondisi masam urat dengkul bengkak sangat khas. Area di sekitar dengkul bakal terlihat membesar, terasa panas saat disentuh, dan kulitnya tampak kemerahan.
Pembengkakan sendi ini adalah tanda bahwa tubuh sedang melawan peradangan nan disebabkan kristal.
3. Sendi terasa kaku
Kekakuan sendi membikin Anda susah menekuk alias meluruskan lutut. Gerakan nan biasanya mudah dilakukan tiba-tiba menjadi sangat susah dan menyakitkan.
4. Sakit saat berjalan
Nyeri saat melangkah bakal semakin parah lantaran dengkul kudu menopang berat badan.
Bahkan kadang sentuhan ringan dari kain celana alias selimut saja sudah terasa menyakitkan.
Semua indikasi ini merupakan bagian dari nyeri dengkul dan kaki akibat inflamasi.
Ketika mengalami masam urat di lutut, aktivitas sehari-hari seperti berjalan, naik tangga, alias apalagi bangun dari tempat tidur bisa menjadi sangat sulit.


Mengapa Asam Urat Bisa Tinggi?
Memahami penyebab masam urat tinggi sangat krusial agar kita bisa mencegahnya.
Seperti nan sudah dijelaskan sebelumnya, ada dua penyebab utama:
1. Gangguan metabolisme purin
Tubuh memproduksi masam urat terlalu banyak, biasanya lantaran pola makan tinggi purin.
Makanan tertentu nan kaya purin bakal membikin tubuh menghasilkan lebih banyak masam urat.
2. Ginjal tidak bekerja optimal
Ketika kegunaan ginjal menurun, organ ini tidak bisa membuang masam urat dengan baik. Akibatnya, masam urat menumpuk di dalam darah.
Selain dua perihal utama di atas, ada beberapa aspek lain nan meningkatkan akibat Anda terkena penyakit gout:
- Berat badan berlebih alias obesitas
- Ada personil family nan juga menderita penyakit gout
- Usia nan semakin bertambah—pria dewasa dan wanita nan sudah menopause lebih rentan
- Kebiasaan minum alkohol, terutama bir
- Terlalu banyak minum minuman manis
Makanan nan Harus Dihindari
Hubungan penyakit gout dengan style hidup, terutama pola makan, sangat erat.
Ada beberapa jenis makanan nan menyebabkan masam urat naik lantaran mengandung purin tinggi.
Mengetahui larangan makanan sangat krusial bagi Anda nan mau terhindar dari serangan penyakit gout.
- Jeroan. Hati, ginjal, usus, otak, dan semua jenis jeroan mengandung purin sangat tinggi. Ini adalah larangan nomor satu untuk penderita penyakit gout.
- Daging merah dan olahannya. Daging sapi, kambing, dan produk olahan seperti sosis, kornet, dan bacon sebaiknya dibatasi alias dihindari.
- Makanan laut tertentu. Ikan berlemak seperti sarden, makarel, teri, dan beragam jenis kerang mengandung purin cukup tinggi.
- Alkohol, khususnya bir. Minuman beralkohol tidak hanya mengandung purin, tapi juga menghalang ginjal membuang masam urat.
- Minuman manis. Soda, saribuah kemasan, dan minuman tinggi gula lainnya rupanya bisa meningkatkan produksi masam urat dalam tubuh.


Apakah Nyeri Lutut Pasti Asam Urat?
Pertanyaan tentang penyakit gout dan nyeri lutut memang sering muncul. Jawabannya: tidak semua nyeri dengkul disebabkan oleh masam urat, meskipun keduanya memang berangkaian erat.
Ketika kristal menumpuk di sendi lutut, tubuh kita bakal menganggap kristal tersebut sebagai “musuh” nan kudu dilawan.
Sistem kekebalan tubuh kemudian bereaksi dengan mengirimkan sel-sel pertahanan ke area tersebut.
Inilah nan memicu peradangan, sehingga dengkul menjadi bengkak, merah, panas, dan sakit.
Namun, nyeri dengkul juga bisa disebabkan oleh perihal lain seperti:
- Penyakit sendi degeneratif alias pengapuran sendi
- Cedera akibat olahraga alias kecelakaan
- Radang pada jaringan di sekitar lutut
Karena itu, sangat krusial untuk memeriksakan diri ke master ortopedi alias reumatolog agar mendapat pemeriksaan nan tepat.
Jangan menebak-nebak sendiri, lantaran pengobatan nan salah justru bisa memperburuk kondisi.
Bedanya Asam Urat dengan Rematik
Banyak orang bingung membedakan perbedaan masam urat dan rematik lantaran gejalanya memang mirip—sama-sama menyebabkan nyeri di persendian.
Padahal, keduanya adalah penyakit nan berbeda.
1. Penyebabnya berbeda
Penyakit Gout disebabkan oleh penumpukan kristal, sedangkan rematik (rheumatoid arthritis) adalah penyakit kronis pada sendi nan terjadi lantaran sistem kekebalan tubuh menyerang sendi sendiri.
Pada rematik, tubuh justru “menyerang dirinya sendiri” tanpa adanya kristal.
2. Pola serangannya berbeda
Penyakit gout biasanya menyerang satu sendi besar secara tiba-tiba, misalnya di sendi jempol kaki alias sendi lutut. Rasa sakitnya datang secara akut dan sangat hebat.
Sementara rematik biasanya menyerang beberapa sendi mini secara berbarengan (terutama di jari-jari tangan dan kaki), berkembang secara bertahap, dan berkarakter simetris (kanan dan kiri).


Cara Mengobati Asam Urat
Kabar baiknya, pengobatan tanpa operasi sudah sangat efektif untuk mengatasi penyakit ini. Tujuan pengobatan ada dua:
- Menghilangkan rasa sakit saat serangan terjadi
- Mencegah serangan berulang di kemudian hari.
1. Pemberian Obat-obatan
Untuk meredakan nyeri akut
Dokter biasanya bakal meresepkan NSAID (obat antiinflamasi non steroid) nan bekerja mengurangi nyeri dan bengkak.
Obat Kolkisin juga bisa digunakan untuk meredakan indikasi dan mencegah serangan berikutnya.
Untuk jangka panjang
Obat seperti Allopurinol bekerja dengan menurunkan produksi masam urat dalam tubuh.
Dengan mengonsumsi obat ini secara teratur, kadar masam urat dalam darah bisa terkontrol sehingga serangan bisa dicegah.
2. Cara Menurunkan Asam Urat Secara Alami
Selain obat-obatan, langkah menurunkan masam urat secara alami melalui perubahan style hidup juga sangat ampuh:
- Minum air putih nan banyak. Minimal 8-10 gelas alias sekitar 2-3 liter per hari. Air putih membantu ginjal membuang masam urat melalui air seni.
- Jaga berat badan ideal. Obesitas meningkatkan akibat penyakit gout. Turunkan berat badan secara berjenjang dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.
- Hindari makanan tinggi purin. Kurangi alias hindari jeroan, daging merah, makanan laut tertentu, dan alkohol.
- Olahraga teratur. Aktivitas bentuk membantu menjaga berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


Komplikasi Asam Urat
Jika dibiarkan tanpa pengobatan, komplikasi penyakit gout bisa sangat serius:
1. Tophi alias benjolan keras
Kristal nan menumpuk lama-kelamaan bisa membentuk benjolan keras di bawah kulit, biasanya di sekitar sendi, telinga, alias bagian tubuh lainnya.
2. Kerusakan sendi permanen
Serangan berulang bisa merusak tulang rawan dan tulang di sendi, apalagi menyebabkan perubahan corak sendi nan tidak bisa diperbaiki lagi.
3. Batu ginjal
Kristal bisa mengendap di saluran kemih dan membentuk batu nan sangat menyakitkan.
4. Gangguan kegunaan ginjal
Asam urat nan tinggi terus-menerus bisa merusak ginjal, apalagi menyebabkan kandas ginjal.
5. Penyakit jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar masam urat tinggi juga meningkatkan akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.
Kadar Normal Asam Urat
Untuk mengetahui apakah kadar masam urat Anda normal alias tidak, master bakal melakukan pemeriksaan darah.
Kadar masam urat normal laki-laki dan wanita sedikit berbeda:
- Pria: 3,4 – 7,0 mg/dL
- Wanita: 2,4 – 6,0 mg/dL
Yang perlu diingat, kadang-kadang kadar masam urat tinggi tidak menimbulkan indikasi apa-apa.
Sebaliknya, ada juga orang nan mengalami serangan penyakit gout meskipun hasil tes darahnya menunjukkan kadar normal.
Karena itu, pemeriksaan tidak hanya berasas pemeriksaan darah saja, tapi juga indikasi nan dialami.
Kesimpulan
Gout adalah penyakit nan perlu ditangani dengan serius lantaran bisa sangat mengganggu kualitas hidup dan menimbulkan komplikasi rawan jika dibiarkan.
Dengan memahami gejala, penyebab, dan hubungan penyakit gout dengan nyeri lutut, Anda bisa lebih waspada terhadap tanda-tanda awal penyakit ini.
Ingat, pengobatan penyakit gout paling efektif adalah kombinasi antara obat-obatan dari master dan perubahan style hidup sehat.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan master ortopedi alias reumatolog jika Anda mengalami gejala-gejala nan telah disebutkan di atas.
Semakin sigap ditangani, semakin baik hasilnya dan semakin mini kemungkinan terjadinya komplikasi.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!


FAQ (Frequently Asked Questions)
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik penyakit gout.
Apakah penyakit gout bisa sembuh total?
Penyakit gout tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikontrol dengan baik. Dengan pengobatan nan tepat dan perubahan style hidup sehat, Anda bisa mencegah serangan berulang dan menjalani hidup normal.
Kuncinya adalah rutin minum obat sesuai rekomendasi dokter, menjaga pola makan, dan menghindari makanan tinggi purin.
Berapa lama serangan penyakit gout bisa mereda?
Serangan penyakit gout akut biasanya berjalan 3-10 hari jika diobati dengan tepat. Nyeri paling dahsyat terjadi dalam 12-24 jam pertama, lampau bakal berangsur-angsur mereda.
Dengan pengobatan nan sigap menggunakan obat antiinflamasi, indikasi bisa membaik lebih cepat, apalagi dalam 2-3 hari.
Apakah orang muda bisa terkena penyakit gout?
Ya, meskipun lebih umum pada orang dewasa di atas 40 tahun, orang muda juga bisa terkena penyakit gout.
Faktor akibat pada usia muda biasanya mengenai dengan pola makan tidak sehat, obesitas, minuman manis berlebihan, alias aspek genetik.
Gaya hidup modern nan sering mengonsumsi makanan sigap saji dan minuman bersoda meningkatkan akibat penyakit gout pada usia muda.
Apa nan kudu dilakukan saat serangan penyakit gout tiba-tiba datang?
Saat serangan datang, segera istirahatkan sendi nan sakit dan tinggikan posisinya (misalnya dengan mengganjal bantal).
Kompres area nan bengkak dengan es nan terbungkus kain selama 15-20 menit. Minum obat pereda nyeri sesuai dengan resep dokter.
Hindari menggerakkan sendi nan sakit dan perbanyak minum air putih. Jika nyeri sangat dahsyat alias tidak membaik dalam 1-2 hari, segera hubungi dokter.

