Bocoran Video Shangjie Z7: Sedan Coupe Huawei-saic Tampil Agresif Dengan Desain “long Hood”

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Telset.id – Jagat otomotif kembali dibuat penasaran oleh pergerakan Harmony Intelligent Mobility (HIMA). Setelah sukses memperkenalkan lini produk sebelumnya, sekarang giliran Shangjie Z7 nan unjuk gigi. Sebuah video bergerak nan memperlihatkan bentuk nyata mobil ini baru saja bocor ke publik, mengungkap kerjasama ambisius antara raksasa teknologi Huawei dan pabrikan otomotif veteran, SAIC.

Berdasarkan bocoran nan beredar pada 14 Januari, Shangjie Z7 tampil dengan postur nan tidak main-main. Mobil ini mengangkat style coupe dengan garis genting melandai nan seksi, dipadukan dengan moncong depan nan panjang (long hood). Proporsi ini memberikan kesan sporty sekaligus elegan, mengingatkan kita pada kreasi Grand Tourer klasik namun dengan sentuhan futuristik unik mobil listrik masa kini.

Kehadiran Z7 ini menambah panas persaingan di segmen kendaraan listrik premium, di mana kreasi dan teknologi menjadi nilai jual utama. Tak hanya sekadar render, video ini menampilkan unit nyata nan sedang melaju, memberikan gambaran jelas mengenai bahasa kreasi nan diusung oleh “Boundary” kelima dari aliansi HIMA ini.

Desain Eksterior: Bongsor Namun Aerodinamis

Dari tangkapan layar video dan foto mata-mata (spy shots) nan beredar, Shangjie Z7 terlihat mempunyai dimensi nan cukup intimidatif. Mobil ini diduga mempunyai panjang di kisaran 5 meter dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3 meter. Dimensi bongsor ini tentu menjanjikan ruang kabin nan lega, namun desainer SAIC dan Huawei tampaknya sukses menyamarkan ukurannya dengan siluet low-slung nan membuatnya tampak menempel ke aspal.

Detail eksterior lainnya nan sukses tertangkap kamera menunjukkan kesungguhan penggarapan aerodinamika. Pada bagian fender, terlihat adanya saluran udara (air duct) nan berfaedah mengalirkan angin untuk mengurangi halangan udara. Selain itu, penggunaan spion luar bermodel frameless dan gagang pintu model separuh tersembunyi (semi-hidden door handles) semakin menegaskan karakter modern mobil ini.

Salah satu fitur nan paling mencolok—dan menjadi karakter unik mobil pandai Huawei—adalah adanya tonjolan di bagian atap. Ini adalah letak sensor LiDAR, nan mengindikasikan bahwa Shangjie Z7 bakal dibekali dengan keahlian Mobil Otonom tingkat lanjut. Integrasi sensor ini menjadi sinyal kuat bahwa Z7 bakal membawa fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) kelas atas.

Bergeser ke bagian wajah, Shangjie Z7 tampaknya mewarisi DNA dari saudaranya, Shangjie H5. Desain lampu depannya mempunyai kemiripan nan signifikan, memberikan identitas visual nan konsisten pada merek ini. Sementara itu, di bagian buritan, mobil ini menggunakan kreasi lampu belakang through-type nan membentang lebar dengan pola menyerupai “galaksi” alias gugusan bintang, memberikan tanda tangan sinar nan unik saat malam hari.

Menariknya, kreasi garang ini sejalan dengan tren pasar saat ini. Kita bisa memandang pesaing seperti Xiaomi YU7 SUV nan juga mengedepankan estetika mewah. Namun, Z7 memilih jalur sedan coupe nan lebih emosional dibandingkan SUV murni.

Posisi Pasar dan Bocoran Varian

Shangjie (SAIC) merupakan merek nan lahir dari model kerjasama Smart Selection (Zhixuan) antara SAIC Group dan Huawei. Sebagai “Boundary” kelima dalam ekosistem HIMA, Shangjie diposisikan untuk mengisi celah pasar nan strategis. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan Shangjie H5 pada 23 September 2025 dengan nilai mulai dari 159.800 Yuan. Harga tersebut menjadikan H5 sebagai model termurah di jejeran HIMA saat ini.

Dengan hadirnya Z7, Shangjie tampaknya mau naik kelas alias setidaknya menawarkan pengganti nan lebih premium dan stylish. Pihak pabrikan sendiri sempat menggoda publik dengan semboyan “比新一代,更期待” (Lebih dinantikan daripada generasi baru) saat mengumumkan mobil ini pada 7 Januari lalu. Rumor nan beredar menyebut bahwa mobil ini bakal datang dalam dua versi, ialah Z7 reguler dan Z7T, meski perincian perbedaan keduanya belum terungkap secara resmi.

Jika memandang spesifikasi visualnya, Z7 kemungkinan bakal bersaing ketat dengan sedan listrik premium lainnya. Kompetisi di China memang sedang “berdarah-darah”, apalagi pabrikan Eropa pun kudu merilis model unik seperti Audi E5 untuk tetap relevan.

Bocoran ini tentu menjadi angin segar bagi para fans teknologi otomotif nan menantikan penemuan terbaru dari kerjasama Huawei. Dengan kreasi nan menggabungkan estetika sporty dan teknologi sensor canggih, Shangjie Z7 berpotensi menjadi “kuda hitam” di pasar sedan listrik tahun depan. Kita tunggu saja pengumuman resminya untuk memandang apakah performa aslinya segarang tampilannya.

Selengkapnya