– Seorang analis teknikal di media sosial X, dengan nama samaran AlejandroBTC memberikan pembaruan mengenai pergerakan nilai Bitcoin (BTC) pada Selasa (3/3/2026). Berdasarkan apa nan dia amati dalam grafik, Bitcoin menurutnya sedang kembali berada di area nan sangat krusial pada chart mingguan.
“Saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran US$ 69.000, tepat di bawah resistensi besar US$ 73.300, sementara support makro berada jauh di bawah, sekitar US$ 48.900,” ungkap Alejandro.

Dua level tersebut, dalam pandangannya, membingkai rentang timeframe nan tinggi sedang dimainkan pasar, ialah US$ 49.000 – US$ 73.000.
Dalam perihal ini, Alejandro menegaskan bahwa pasar pernah berada di area ini sebelumnya. Pada periode terakhir ketika Bitcoin bergerak di dalam rentang tersebut, nilai menghabiskan sekitar 38 candle mingguan (kurang lebih 266 hari) untuk berkonsolidasi sebelum akhirnya menembus naik.
“Fase itu penuh ‘liquidity grab’, fake move dan pergerakan menyulitkan,” ujarnya.
Baca Juga: Analis Berpengalaman Sebut Bitcoin Benar-Benar Terjebak di Area Ini
Alejandro mengatakan dalam konteks kali in berbeda secara fundamental. Jika dulu nilai mengonsolidasikan area itu sembari membagun pedoman untuk breakout, sekarang Bitcoin justru turun dari sekitar US$ 120.000, membentuk lower high dan melakukan bearish displacement nan jelas ke dalam area tersebut.
Dalam perihal ini, dia menekankan pola kunci ialah tren mingguan saat ini sedang bearish. Dirinya berdalih, selama Bitcoin belum bisa merebut kembali US$ 73.000 dengan weekly close nan meyakinkan, struktur pasar tetap condong pada kelanjutan penurunan, bukan pembalikan.
“Dengan kata lain, melawan tren timeframe tinggi biasanya lebih susah secara statistik, dan ‘path of least resistance’ tetap mengarah ke bawah,” kata Alejandro.
Alejandro memetakan dua skenario sederhana. Jika area US$ 73.000 terus menolak harga, maka dia memperkirakan Bitcoin condong berputar turun di dalam range, dengan kesempatan uji ke area US$ 60.000 terlebih dulu, dan dalam skenario nan lebih agresif, apalagi sweep likuiditas menuju area support makro US$ 49.000.
“Sebaliknya, jika Bitcoin sukses reclaim US$ 73.000 dan bertahan, barulah skenario bullish bisa dievaluasi ulang,” pungkas Alejandro.
We’re back at a very important area on the weekly chart.
Bitcoin is trading around $69K, just below major resistance at $73.3K, with macro support down at $48.9K. That defines the current high-timeframe range: $49K – $73K.
We’ve been here before.
Last time price traded inside… pic.twitter.com/x0mjIaljr0
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
2 hari yang lalu