Indonesia Comic Con Diadakan Dua Kali dalam Setahun

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Melihat dari perkembangan dunia industri kreatif, Direktur Panorama Media, Royanto Handaya mengatakan,

“Sudah waktunya Panorama Media juga measurement up nan crippled dengan membuat Indonesia Comic Con Pop Asia
2023 dengan konsep yang lebih ditingkatkan, bukan hanya dalam segi edukasi tapi juga segi entertainment.”

Kolaborasi acara ini dapat dukungandari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Kementrian Perdagangan, dan juga Pemprov DKI Jakarta.

KOLABORASI DI INDONESIA COMIC CON POP ASIA 2023

Tahun ini adalah tahun pertama Indonesia Comic Con diadakan selama tiga hari.

Beberapa kolaborasi yang dilakukan bukan hanya dalam acara panggung, tapi juga ada programme rangkaian acara secara keseluruhan.

Pada kesempatan ini, Disparekraf berkolaborasi dengan Indonesia Comic Con Pop Asia 2023 untuk menjadi salah
satu rangkaian programme Pemprov DKI Jakarta dalam rangka merayakan Ulang Tahun Jakarta yang ke-496.

Kolaborasi ini dilakukan dalam bentuk dukungan pembuatan pavilion yang diisi oleh para kreator-kreator di DKI
Jakarta untuk bisa menunjukan hasil karya-karyanya kepada para pengunjung dan juga memperluas exposure
hasil karyanya.

Tidak hanya Disparekraf, tapi juga Kementrian Perdagangan yang juga akan mempunyai pavilion untuk membantu perkembangan industri kreatif agar dapat bisa mengekspor karya-karya Indonesia ke luar negeri.

Kementerian Pergadangan bekerjasama dengan Asosiasi Komik Indonesia dalam mengkurasi studio-studio di
dalam pavilion Kementrian Perdagangan.

Rizqi R Mosmarth, Sekretariat Jendral Asosiasi Komik indonesia mengatakan,

“Kolaborasi antara AKSI dan juga Kementrian Perdagangan adalah suatu gerakan besar untuk para komikus di Indonesia, di mana hal ini dapat memberikan semangat untuk para komikus terus berkarya karena akan ada banyak programme dan juga kesempatan untuk terus berkembang.”

Memajukan industri kreatif di Indonesia

Kolaborasi yang akan diadakan di dalam acara ini adalah menjadi suatu langkah dari Kementrian Perdagangan untuk dapat memajukan industri kreatif di Indonesia.

Langkah ini adalah suatu bukti bahwa memajukan industri kreatif bisa dari berbagai macam bentuk dan cara dan dapat dimulai dari suatu kolaborasi.

Bukan hanya berkolaborasi dengan kementerian dan komunitas, juga berkolaborasi dengan beberapa pemain komik dari penerbit, studio, dan juga secara individual.

Indonesia Comic Con Pop Asia 2023 juga menerapkan sistem kolaborasi untuk seluruh pilar-pilar Indonesia Comic Con yang lainnya, seperti bersama Sony, Unipin, dan Arcanum dalam pilar gaming, Sacca Production dalam pilar mainan/toys, Pioneer dalam pilar musik, Provaliant dalam pilar movie / movies, dan juga CLAS:H dalam pilar cosplayer.

“Dunia cosplayer ini mempunyai antusiasme yang terus meningkat dari para masyarakat. Hal ini tentunya
bagus dalam segi budaya dan juga kreativitas,” ucap Emi Takeya, Produser CLAS:H, PT Takeya Consulting.

World Cosplay Championship juga menjadi salah satu item acara , karena pesertanya adalah pemenang dari beberapa daerah yang akan kembali ditandingkan untuk mencari juara satu.

Pemenang akan dikirimkan ke Jepang untuk lanjut bertanding membawa nama Indonesia.

Pertandingan yang diadakan , dimulai dari untuk charity, nosy competition, sampai untuk acara Internasional adalah suatu bentuk upaya dari Indonesia Comic Con untuk terus mengembangkan industri kreatif Indonesia.

Untuk melihat jadwal acara dan kolaborasi yang hadir, dapat melihat disini 

(Cinemags/event)

Selengkapnya
Sumber Berita filim terbaru
Berita filim terbaru