Seperti nan telah kita tahu, saat ini Start menu Windows 11 telah berubah dengan tampilan nan lebih besar dan juga layout nan berbeda, ada tiga pilihan layout nan bisa pengguna pilih, Category View, List dan Grid.

Nah untuk Grid dan List view ini tidak mendapatkan banyak respon dari pengguna lantaran pada dasarnya ini mirip dengan apa nan ada sebelumnya, hanya saja digabung dalam satu menu nan sama, tidak dipisah menjadi dua menu via All Apps seperti sebelumnya.
Namun untuk Category View, sayangnya opsi ini banyak dikeluhkan pengguna lantaran aplikasi seperti Spotify hingga aplikasi ahli seperti Visual Studio secara otomatis ditambahkan ke kategori “Lainnya / Other” nan itu malah membikin proses pencarian lebih rumit dan tidak efisien.
Berdasarkan info dari beberapa forum termasuk Feedback Hub, kategori “lainnya” ini dengan sigap menjadi tempat penampungan aplikasi nan kacau, apalagi seorang pengguna mengeluh mempunyai 4 aplikasi di kategori ini dan mengharuskannya melakukan scroll beberapa kali hanya untuk menemukan satu aplikasi.
Contohnya seperti berikut guys.
- Hulu, Teams, WhatsApp, dan Visual Studio 2026 ditempatkan di “Other”
- Visual Studio Installer justru masuk ke kategori “Productivity”
- OpenRCT2 (game simulasi taman hiburan) dikategorikan sebagai “Developer Tools”

Mengenai perihal ini, sayangnya tidak ada nan bisa pengguna lakukan lantaran tidak ada kontrol manual nan disediakan lantaran semuanya di atur otomatis oleh system.
Lalu apa respon Microsoft?
Nah mengenai perihal ini, Microsoft kabarnya sudah mengkonfirmasi bahwa mereka menyadari keluhan ini dan meneruskan feedback tersebut ke tim teknis untuk pertimbangan di masa depan. Selain itu, mereka juga meminta pengguna memberikan feedback jika ada mengenai contoh aplikasi spesifik nan dianggap salah dikategorikan.
Meskipun begitu, sayangnya tidak jelas juga apakah bakal ada opsi customize tambahan nan diberikan, mengingat saat ini Microsoft tetap berfokus pada pengembangan fitur berbasis AI.
Untuk kategori Other ini sendiri sayangnya tidak ada parameter aplikasi apa saja nan masuk ke sana, namun besar kemungkinan ini lantaran sistem ini mengandalkan metadata aplikasi alias pola penggunaan, sehingga otomatis aplikasi masuk ke kategori tertentu.
Solusi bagi pengguna?
Untuk sekarang sih solusi satu satunya ya dengan mengubah tampilan Category View ini menjadi List ataupun Grid nan lebih tradisional. Selain itu untuk mencari aplikasi pengguna bisa memanfaatkan fitur Windows Search cukup dengan klik Start dilanjutkan dengan ketik nama aplikasi.
Nah apakah Anda merasa risih dengan banyaknya aplikasi nan numpuk di Other? alias jangan jangan Anda tidak set ke Category View? komen dibawah guys.
Via : Windows Latest
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
6 hari yang lalu