Microsoft Sebut Copilot Aplikasi Produktivitas Terbaik Di Windows

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Microsoft kembali menegaskan ambisi mereka untuk menjadikan Copilot sebagai pusat produktivitas di ekosistem Windows, lantaran dalam artikel blog terbaru mereka, Microsoft secara terang-terangan menyebut Copilot sebagai aplikasi produktivitas terbaik nan dibundel langsung di Windows.

Nah dalam tulisan berjudul “Best productivity apps in Windows for getting more done” ini, Microsoft secara unik hanya membahas aplikasi bawaan Windows, meskipun disajikan dalam corak daftar bernomor, jika dibaca lebih jelas sih urutannya malah terlihat seperti daftar promosi daripada daftar ranking nan objektif.

Bahkan bisa dibilang urutannya terasa tidak logis secara fungsional, contoh aplikasi esensial seperti File Explorer nan digunakan nyaris setiap hari justru ditempatkan di bawah aplikasi lain seperti Copilot, Calendar, alias Clock. Sementara itu, Copilot dan Microsoft Edge mendapatkan pembahasan nan jauh lebih panjang dan perincian sementara aplikasi lain hanya dijelaskan secara singkat.

Copilot Diposisikan Sebagai Raja Produktivitas

Nah Microsoft menempatkan Copilot di posisi paling atas, menurut klaim mereka, Copilot bisa meningkatkan efisiensi kerja dengan merangkum email, menyusun draf pesan, membikin daftar tugas dari catatan nan terpencar, hingga membantu beragam aktivitas langsung dari desktop Windows.

Dan tidak lupa, Microsoft juga menyoroti hubungan bunyi melalui perintah “Hey Copilot” nan memungkinkan pengguna bekerja secara hands free, apalagi Copilot digambarkan sebagai asisten AI nan membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan sehari hari tanpa kudu beranjak aplikasi.

Secara kegunaan sih memang benar, dimana Copilot memang bisa membantu pengguna dalam banyak hal, namun sayangnya aplikasi inti seperti File Explorer justru nyaris terabaikan.

Nah selain Copilot, Microsoft juga memasukkan beberapa aplikasi bawaan lain ke dalam daftar, seperti Microsoft To Do, Calendar, OneNote, Snipping Tool, Clock, dan Sticky Notes.

Namun pada akhirnya, langkah ini semakin menegaskan arah strategi Microsoft nan mau menjadikan AI sebagai pusat pengalaman Windows, dengan penempatan Copilot di posisi teratas dan sorotan besar terhadap Microsoft Edge, terlihat jelas bahwa Microsoft sedang mendorong dua produk tersebut agar semakin melekat dalam alur kerja harian pengguna. Namun terlepas dari klaim dan strategi pemasaran nan diusung tersebut, jelas keputusan tetap ada di tangan pengguna.

Bagi sebagian orang, Copilot mungkin betul benar membantu meningkatkan efisiensi, namun bagi nan lain, aplikasi klasik seperti File Explorer justru tetap menjadi fondasi produktivitas nan tidak tergantikan.

Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya