Nexdock Perkenalkan Nexphone, Smartphone Windows 11 Yang Bisa Dual-boot Di 2026

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebuah berita menarik datang bagi platform smartphone, dimana NexDock sebuah perusahaan nan dikenal dengan aksesoris lapdock nan mendukung pengalaman seperti Samsung DeX dan Microsoft Continuum, baru-baru ini mengumumkan produk terbaru mereka nan disebut dengan NexPhone.

NexPhone sendiri adalah sebuah smartphone pertama dari NexDock nan bisa menjalankan multi operating system termasuk Android, Linux dan Windows 11 dan menawarkan pengalaman mobile dan desktop dalam satu perangkat. Keren bukan?

Nah karakter dari perangkat ini datang pada kemampuannya menjalankan Windows 11 langsung dari Smartphone dan memungkinkan pengguna mengakses ekosistem Windows kapan saja.

Bahkan, NexDock menghadirkan custom launcher shell nan mempermudah navigasi pada layar kecil, ini mirip banget dengan Start Screen Windows Phone lama.

Dengan layar 6,58 inci 120Hz, RAM 12GB, dan penyimpanan internal 256GB. Perangkat ini juga mendukung konektivitas 5G, ditenagai oleh prosesor Qualcomm Dragonwing QCM6490 nan bisa menjalankan Windows 11 on ARM disamping Android nan bakal jadi sistem operasi utamanya.

Untuk beranjak sistem, pengguna dapat beranjak ke Windows 11 melalui reboot, alias tetap menggunakan Android alias Linux sesuai kebutuhan.

Ada fitur Continuum

Nah satu kelebihan dari perangkat ini adalah support Continuum yang mana ketika NexPhone ini dihubungkan ke lapdock alias monitor, smartphone ini bakal berubah menjadi PC Windows 11 secara penuh, komplit dengan desktop, aplikasi dan pengalaman nan sama seperti PC pada umumnya.

Image by Windows Central

Untuk fitur lainnya, NexPhone juga dilengkapi fitur modern seperti slot microSD, NFC dan charging 18 W baik dengan kabel ataupun wireless. Untuk spesifikasi lengkapnya kurang lebih seperti berikut guys.

  • Prosesor: Qualcomm QCM6490
  • RAM: 12GB
  • Storage: 256GB
  • Layar: 6,58 inci, 120Hz
  • Kamera utama: 64MP (Sony IMX787)
  • Kamera ultrawide: 13MP (Samsung S5K3L6)
  • Kamera depan: 10MP (Samsung ISOCELL 3J1)
  • Baterai: 5000 mAh
  • Proteksi: IP68 & IP69K

Nah perangkat ini sendiri kabarnya bakal mulai tersedia pada Q3 2026 dan dijual dengan nilai $549, untuk pembelian, saat ini pengguna bisa melakukan preorder dengan deposit $199 saja, selain itu dalam paket pembelian, nantinya bakal diberi juga USB-C hub 5 port sebagai bingkisan tambahan.

Perangkat ini jujur aja sangat menarik, di corak nan sekecil itu, dia bisa menjalankan Windows 11 secara penuh, untuk lebih jelasnya Anda bisa cek video demo dari Zac bowden berikut.

Bagaimana menurutmu? jika seandainya perangkat ini sudah bisa menjalankan Windows 11 on ARM secara sempurna, dengan support aplikasi dan fitur continuum nan baik, jelas ini sangat worth it banget untuk menjadi portable workstation nan bisa dibawa kemanapun kita pergi, lantaran jelas ini OS Windows 11 penuh, bukan hanya sebuah launcher saja.

Via : Windows Central


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya