Seperti nan telah kita tahu, sebelumnya Meta sudah meluncurkan jenis Client dari WA nan sekarang berbasiskan Web App nan mana ini mempunyai kekurangan jika dibandingkan dengan jenis lama, ialah dia lebih royal sumber daya RAM.
Baca Juga : WhatsApp di Microsoft Store Kini Berbasiskan PWA
Nah mulai 5 November 2025 kemarin, pengguna sudah mulai diminta untuk memperbarui aplikasi WA ke jenis baru dari Microsoft Store, dan jika pengguna memilih untuk menolak, bakal ada banner mini dan info mengenai pembaruan seperti pada gambar berikut.

Pada dasarnya, aplikasi lama tetap bisa digunakan dengan tanpa ada masalah, hanya saja tentu lantaran tidak mendapatkan pembaruan, dari sisi keamanan, mungkin ini jadi kurang baik jika dibandingkan dengan jenis baru nan tetap aktif dikembangkan.
Pengguna mulai dipaksa Logout
Nah perhari ini, tampaknya banyak pengguna nan tetap menggunakan WA Client lama mulai dipaksa logout dan aplikasi diperbarui secara paksa, dimana jika Anda terpengaruh, ketika aplikasi terbuka Anda kudu login kembali seperti biasa.


Setelah login, aplikasi Whatsapp memang bakal terbuka seperti biasanya, namun jika diperhatikan di Task Manager, penggunaan RAM makin gila dengan nyaris 1 GB RAM.

Nah semakin lama WA baru ini dibuka, jelas pengguna RAM bakal semakin tinggi, jadi ini sangat tidak ramah pada perangkat dengan RAM dibawah 16 GB.
Apakah tetap bisa menggunakan jenis lama?
Jawabannya tentu saja tetap bisa guys, jika Anda sama seperti saya nan kebetulan ketika membuka WA akun tiba – tiba di logout otomatis ,kita sebenarnya bisa mendownload dan menginstall WA jenis lama nan artikelnya sudah saya tulis dalam laman berikut.
Baca Juga : Cara Install WA Client Lama di Windows 11

Cukup Anda download installer dalam tulisan sebelumnya kemudian klik Reinstall seperti pada gambar berikut, setelah itu silahkan Anda login ulang. Nanti memang sesekali bakal ada info seperti pada gambar berikut, namun cukup pilih Not now saja hingga akhirnya aplikasi diperbarui secara paksa kembali.

Menggunakan jenis lama memang sih lebih rentan dalam perihal keamanan, mengingat jenis ini sudah berakhir dikembangkan dan sepenuhnya Meta sudah beranjak ke aplikasi berbasis Web guna menyederhanakan pengembangan.
Namun sayangnya, jenis baru lebih rakus bakal memory hingga itu bukan solusi nan baik untuk saat ini, apalagi dengan nilai RAM nan semakin tinggi.
Baca Juga : Harga RAM Melonjak Tajam, DDR5 Naik Hingga 440 Persen Sejak Juli 2025
Nah apakah Anda sudah menggunakan jenis baru, alias menggunakan jenis lama guys? komen dibawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
2 minggu yang lalu