Banyak orang bertanya, “lutut terasa panas tanda penyakit apa?” Jawabannya bisa bermacam-macam, mulai dari masalah ringan sampai kondisi nan perlu ditangani serius. Lalu apa penyebab dengkul terasa panas?
Pernahkah Anda merasakan dengkul nan tiba-tiba terasa panas? Keluhan ini memang cukup sering terjadi dan bisa dialami siapa saja.
Sensasi panas ini bisa muncul secara mendadak alias perlahan-lahan, kadang disertai nyeri, kadang tidak.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!
Kenapa Lutut Bisa Terasa Panas?
Dalam kondisi normal, suhu lokal pada sendi di area dengkul semestinya sama dengan suhu tubuh kita.
Namun, ketika ada masalah di sendi lutut, tubuh bakal mengirim lebih banyak darah ke area tersebut sebagai corak perlindungan.
Ini nan disebut proses inflamasi (panas, nyeri, kemerahan). Aliran darah nan meningkat inilah nan membikin dengkul terasa hangat alias apalagi panas saat disentuh.


Berbagai Penyebab Lutut Terasa Panas dan Nyeri
Mari kita telaah satu per satu apa saja nan bisa menyebabkan penyebab dengkul terasa panas dan nyeri.
1. Peradangan pada Sendi Lutut
Peradangan alias nan sering disebut inflamasi dengkul adalah penyebab paling umum. Ada beberapa jenis peradangan nan bisa terjadi:
2. Osteoarthritis: Salah Satu Penyebab Lutut Terasa Panas
Penyakit dengan nama lain pengapuran sendi adalah kondisi nan paling sering ditemui, terutama pada orang tua.
Bayangkan ada alas tulang rawan (meniskus) nan melindungi tulang di dengkul kita. Seiring waktu, alas ini bisa menipis dan rusak.
Akibatnya, terjadi radang sendi dengkul nan membikin dengkul panas dan ngilu.
Kondisi ini memang lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, sehingga keluhan dengkul terasa panas pada usia lanjut sering dikaitkan dengan penyakit sendi degeneratif alias pengapuran ini.
3. Rheumatoid Arthritis
Ini agak berbeda. Ini adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh kita malah menyerang bagian tubuh sendiri, termasuk sendi lutut.
Cairan sinovial nan semestinya melumasi sendi justru diserang, sehingga terjadi peradangan hebat.
Hasilnya, dengkul terasa nyeri dan panas, biasanya disertai pembengkakan dengkul dan kemerahan nan jelas terlihat.
4. Asam Urat (Gout)
Kondisi ini terjadi ketika kadar masam urat dalam darah terlalu tinggi. Kelebihan masam urat ini membentuk kristal-kristal mini nan menumpuk di sendi, termasuk lutut.
Kristal ini sangat tajam dan menyebabkan peradangan nan sangat sakit. Lutut terasa panas akibat masam urat biasanya datang tiba-tiba, dengan nyeri nan luar biasa, kemerahan, dan bengkak nan sigap membesar.
5. Bursitis dan Tendinitis
Ini adalah peradangan di bagian tertentu sekitar sendi. Bursitis terjadi pada kantung mini berisi cairan (bursa) nan berfaedah sebagai alas antara tulang, otot, dan urat.
Sedangkan tendinitis adalah peradangan pada urat nan menghubungkan otot ke tulang.
Kedua kondisi ini biasanya terjadi lantaran terlalu banyak bergerak alias aktivitas berulang. Gejalanya adalah dengkul terasa panas dan nyeri, terutama saat digerakkan.
6. Cedera Akibat Aktivitas Fisik
Olahraga alias aktivitas bentuk nan terlalu berat juga bisa jadi penyebabnya.
Keluhan dengkul terasa panas setelah olahraga sering muncul lantaran jaringan di sekitar dengkul mengalami tekanan berlebihan.
Cedera dengkul pada masalah otot, ligamen, dan tulang rawan bisa terjadi saat kita terjatuh, aktivitas mendadak, alias tekanan nan terlalu kuat.
Misalnya, robekan pada ligamen (seperti ligamen silang depan alias ACL), sobek pada meniskus, alias otot nan tertarik.
Semua cedera ini membikin tubuh bereaksi dengan peradangan, sehingga dengkul terasa panas lantaran radang dan menyebabkan dengkul terasa nyeri dan panas.
Ada juga kondisi nan disebabkan oleh penggunaan dengkul secara berlebihan (overuse).
Misalnya nyeri di bagian depan dengkul nan sering muncul saat naik tangga alias setelah duduk lama dengan dengkul ditekuk.
7. Gangguan Aliran Darah dan Masalah Saraf
Kadang-kadang, sensasi panas pada dengkul terasa panas bukan berasal dari sendi itu sendiri, tapi dari sistem lain di tubuh kita.
Gangguan sirkulasi darah, seperti penyakit nan menyumbat pembuluh darah ke kaki, bisa membikin aliran darah tidak lancar.
Ini kadang menimbulkan sensasi aneh, termasuk rasa panas alias seperti terbakar di area lutut.
Masalah pada saraf juga bisa menjadi penyebab. Misalnya, kerusakan saraf nan sering terjadi pada penderita diabetes, alias saraf nan terjepit di pinggang bawah.
Kondisi ini bisa membikin kaki terasa panas alias kesemutan, padahal tidak ada cedera langsung di lutut.
8. Infeksi
Ini adalah kondisi nan cukup serius dan merupakan respon tubuh terhadap infeksi.
Infeksi virus (seperti chikungunya) alias kuman nan menyerang sendi dengkul bisa menyebabkan peradangan nan parah.
Gejalanya adalah dengkul terasa panas, nyeri sendi nan hebat, demam, dan pembengkakan nan cepat. Kalau mengalami ini, segera ke dokter.


Mengenali Berbagai Gejala nan Mungkin Muncul
Gejala nan muncul bisa berbeda-beda pada setiap orang. Mari kita telaah agar Anda bisa mengenali kondisi nan dialami:
- Lutut terasa panas tapi tidak bengkak – Kondisi ini bisa jadi tahap awal peradangan, masalah pada saraf, alias gangguan aliran darah. Meski tidak bengkak, jika rasa panasnya terus berlanjut, tetap perlu diperhatikan.
- Lutut terasa panas sebelah kiri / kanan – Kalau hanya satu sisi nan terasa panas, kemungkinan besar ada cedera di sisi itu, serangan masam urat, alias masalah saraf di satu sisi saja.
- Lutut terasa panas saat ditekuk – Ini sering menandakan ada masalah di dalam sendi, seperti kerusakan pada meniskus alias radang sendi nan sudah cukup parah.
Perbedaan Lutut Panas Akut vs Kronis
Memahami berapa lama indikasi berjalan juga penting:
- Kondisi Akut – Muncul tiba-tiba dan biasanya lantaran cedera alias serangan masam urat. Gejalanya memang intens, tapi biasanya hanya berjalan beberapa hari sampai beberapa minggu.
- Kondisi Kronis – Berlangsung lama (lebih dari 6 minggu) dan sering kambuh-kambuhan. Ini biasanya mengenai dengan penyakit sendi degeneratif seperti osteoarthritis alias rheumatoid arthritis nan perlu perawatan jangka panjang.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika keluhan dengkul terasa panas dan nyeri tidak membaik dalam beberapa hari, malah semakin parah, alias disertai indikasi seperti:
- Demam
- Pembengkakan nan besar
- Tidak bisa menopang berat badan
- Nyeri lutut nan sangat mengganggu
Sebaiknya segera konsultasi ke master ortopedi. Dokter bakal memeriksa dengkul Anda dan mungkin melakukan beberapa pemeriksaan tambahan seperti:
- Tes darah untuk memandang tanda-tanda peradangan, infeksi, alias kadar masam urat
- Rontgen (X-ray) untuk memandang kondisi tulang dan tanda-tanda pengapuran
- MRI dengkul untuk memandang lebih perincian kondisi jaringan lunak seperti ligamen, urat, dan meniskus nan tidak terlihat di rontgen


Cara Mencegah Lutut Terasa Panas
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut langkah-langkah nan bisa Anda lakukan:
1. Jaga Berat Badan Ideal
Ini sangat penting. Setiap kilogram berat badan berlebih bakal memberi tekanan ekstra pada sendi lutut. Menurunkan berat badan adalah langkah paling efektif untuk mengurangi akibat nyeri sendi dan dengkul terasa panas.
2. Pilih Olahraga nan Aman untuk Lutut
Hindari olahraga nan memberi tekanan besar pada lutut, seperti lari di jalan aspal alias loncat-loncat.
Lebih baik pilih olahraga seperti berenang, bersepeda, alias jalan santai. Olahraga-olahraga ini bisa memperkuat otot di sekitar dengkul tanpa membebani sendi.
3. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan
Sebelum dan sesudah olahraga, luangkan waktu untuk peregangan dan pemanasan. Ini membantu mempersiapkan otot dan sendi, serta membantu pemulihan setelah berolahraga.
4. Gunakan Teknik nan Benar
Saat berolahraga alias mengangkat peralatan berat, pastikan postur dan teknik Anda benar. Teknik nan salah bisa menyebabkan cedera lutut.
5. Makan Makanan nan Baik untuk Sendi
Konsumsi makanan nan kaya antioksidan dan omega-3, seperti ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Makanan-makanan ini membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Mengobati Penyebab Lutut Terasa Panas
Kalau indikasi sudah muncul, Anda bisa melakukan penanganan awal di rumah:
- Istirahatkan lutut
- Kompres dengan es untuk mengurangi peradangan
- Minum obat pereda nyeri nan dijual bebas (sesuai patokan pakai)
Untuk kasus nan lebih serius alias berjalan lama, fisioterapi sangat membantu. Fisioterapis bakal membikin program latihan unik untuk:
- Memperkuat otot-otot di sekitar dengkul sehingga sendi lebih tersangga dengan baik
- Meningkatkan kelenturan dan keahlian mobilitas lutut
- Mengurangi rasa nyeri dan kekakuan
- Memperbaiki langkah Anda bergerak agar tidak cedera lagi di kemudian hari
Kesimpulan tentang Penyebab Lutut Terasa Panas
Memahami penyebab dengkul terasa panas sangat krusial agar Anda bisa mengenali kondisi nan dialami dan tahu kapan kudu mencari support medis.
Dengan menerapkan cara-cara pencegahan nan sudah dijelaskan di atas, Anda bisa menjaga kesehatan sendi dengkul dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Ingat, kesehatan dengkul nan terjaga bakal mendukung mobilitas dan kualitas hidup Anda dalam jangka panjang.
Jika mau berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri dengkul dengan master mahir Klinik Patella dapat menghubungi melalui WA di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda berbareng Klinik Patella!


Pertanyaan Seputar Penyebab Lutut Terasa Panas
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan nan muncul seputar topik penyebab dengkul terasa panas.
Apakah dengkul terasa panas selalu pertanda penyakit serius?
Tidak selalu. Lutut terasa panas bisa disebabkan oleh perihal ringan seperti kelelahan setelah olahraga alias tahap awal peradangan ringan.
Namun, jika disertai pembengkakan, demam, alias nyeri dahsyat nan tidak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Bagaimana langkah membedakan dengkul panas lantaran masam urat alias pengapuran?
Lutut panas akibat masam urat biasanya muncul tiba-tiba dengan nyeri nan sangat hebat, kemerahan mencolok, dan bengkak nan sigap membesar, sering di malam hari.
Sementara pengapuran (osteoarthritis) berkembang berjenjang dengan kaku di pagi hari dan nyeri nan memburuk setelah aktivitas, tanpa kemerahan nan mencolok.
Apakah kompres panas alias dingin nan lebih baik untuk dengkul nan terasa panas?
Untuk dengkul nan terasa panas lantaran peradangan akut, kompres dingin lebih disarankan lantaran dapat mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri.
Kompres panas lebih cocok untuk kondisi kronis alias kekakuan sendi. Jika ragu, konsultasikan dengan master alias fisioterapis.
Berapa lama waktu pemulihan untuk dengkul nan terasa panas?
Waktu pemulihan tergantung penyebabnya. Untuk cedera ringan alias kelelahan otot, biasanya membaik dalam 3-7 hari dengan istirahat.
Kondisi seperti bursitis alias tendinitis bisa menyantap waktu 2-6 minggu. Sementara penyakit kronis seperti arthritis memerlukan penanganan jangka panjang dengan pengawasan medis.

