Samsung Jual Galaxy S25 Refurbished Resmi Di Eropa, Ini Detailnya

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Telset.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan ekspansi program Certified Re-Newed (CRN) mereka ke pasar Eropa. Langkah strategis ini membuka akses bagi konsumen di Prancis, Jerman, dan Inggris untuk membeli perangkat flagship Galaxy S25 series jenis “resmi diperbarui” alias refurbished langsung dari pabrikan.

Kabar ini dikonfirmasi oleh Samsung Electronics pada 14 Januari 2026 waktu setempat. Ekspansi ini menandai babak baru bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut dalam mengelola siklus hidup produk premium mereka. Sebelumnya, program CRN nan menawarkan perangkat rekondisi berbobot tinggi ini hanya tersedia secara eksklusif untuk pasar Amerika Serikat dan negara asalnya, Korea Selatan.

Keputusan untuk menghadirkan Galaxy S25 series jenis CRN ke Eropa dinilai sebagai langkah pandai di tengah meningkatnya permintaan konsumen terhadap gadget berbobot tinggi dengan nilai nan lebih miring, sekaligus mendukung tren keberlanjutan lingkungan. Bagi Anda nan peduli pada rumor limbah elektronik, konsep ini mirip dengan inisiatif HP Daur Ulang nan mulai marak digalakkan oleh beragam vendor global.

Standar Kualitas dan Garansi “Seperti Baru”

Satu perihal nan ditekankan Samsung dalam program ini adalah agunan kualitas. Berbeda dengan ponsel jejak nan dijual perorangan alias toko pihak ketiga nan tidak terverifikasi, perangkat CRN Samsung melalui proses nan sangat ketat. Samsung menegaskan bahwa setiap unit “官翻” (resmi diperbarui) ini telah melewati pemeriksaan oleh mahir internal mereka.

Proses pembaharuan ini mencakup prosedur standar nan komprehensif. Pertama, dilakukan pengaturan ulang info (data reset) secara menyeluruh untuk memastikan privasi pengguna sebelumnya terhapus total dan pengguna baru mendapatkan pengalaman out-of-the-box nan bersih. Selain itu, perangkat menjalani proses pembersihan nan ketat (strict cleaning) untuk memastikan bentuk ponsel terlihat prima.

Yang paling krusial adalah aspek teknisnya. Samsung menyatakan bahwa setiap unit Galaxy S25 series CRN kudu lolos lebih dari 100 jenis pengetesan kualitas. Angka ini menunjukkan sungguh seriusnya Samsung menjaga reputasi lini flagship mereka, apalagi untuk unit nan bukan “baru” dalam makna harfiah.

Tidak hanya soal fisik, legalitas dan identitas perangkat juga diperbarui. Perangkat CRN nan dijual di Prancis, Jerman, dan Inggris bakal mendapatkan nomor IMEI baru. Ini adalah perincian krusial untuk membedakan unit tersebut dari identitas lamanya, sekaligus mencegah potensi masalah pemblokiran alias plagiatisme identitas nan sering terjadi pada pasar ponsel jejak tidak resmi, seperti kasus Pabrik HP Samsung tiruan nan pernah digerebek pihak berkuasa di India.

Perangkat ini juga dipastikan melangkah dengan pembaruan perangkat lunak (software) terbaru saat dikeluarkan dari kotak. Konsumen tidak perlu cemas mendapatkan OS jadul, meskipun statusnya adalah peralatan refurbished. Hal ini krusial mengingat rumor support software sering menjadi pertimbangan utama, terutama saat vendor mulai Samsung Akhiri Update untuk model-model lawas mereka.

Ekspansi Pasar dan Perbedaan Regional

Kehadiran program CRN di Eropa menambah daftar wilayah nan dilayani Samsung secara langsung untuk pasar sekunder. Konsumen di Prancis, Jerman, dan Inggris sekarang bisa menikmati untung nan sama dengan pengguna di AS dan Korea Selatan, ialah jasa agunan nan setara dengan perangkat Galaxy baru. Artinya, jika terjadi kerusakan manufaktur, pengguna berkuasa mendapatkan jasa perbaikan resmi tanpa diskriminasi status perangkat.

Menariknya, laporan tersebut juga menyinggung pasar China. Meskipun China mempunyai sistem serupa untuk penjualan perangkat resmi nan diperbarui, terdapat perbedaan dalam sistem pelaksanaannya dibandingkan dengan program CRN dunia nan sekarang diterapkan di Eropa. Samsung tampaknya menyesuaikan strategi “re-commerce” mereka berasas izin dan karakter pasar lokal masing-masing negara.

Langkah Samsung memperluas jangkauan Galaxy S25 series jenis CRN ini memberikan opsi menarik bagi konsumen nan menginginkan performa flagship terbaru namun dengan anggaran nan lebih efisien. Dengan agunan lebih dari 100 tes kualitas dan agunan resmi, stigma negatif mengenai “ponsel bekas” tampaknya mau dihapus perlahan oleh raksasa teknologi ini.

Selengkapnya