Benarkah Ai Dan Stablecoin Ancam Model Bisnis Raksasa Pembayaran Global?

Sedang Trending 4 hari yang lalu

– Saham perusahaan pembayaran besar mengalami pelemahan tajam, dan memicu perdebatan baru tentang apakah pasar mulai mendiskon perubahan struktural pada langkah duit berpindah. Salah satu expert finansial dengan nama samaran ‘Bull Theory’, di laman pribadi X-nya menautkan pelemahan itu pada satu ancaman nan dia sebut makin nyata.

Ancaman tersebut ialah AI nan memakai stablecoin sebagai jalur pembayaran default, lantaran mesin tidak punya loyalitas merek, dan hanya mengoptimalkan biaya serta kecepatan.

Dalam unggahannya, Bull Theory menyoroti penurunan harian sejumlah nama besar, seperti Visa nan turun 4,6 persen, Mastercard 5,7 persen, American Express 7,2 persen dan Capital One 8,8 persen.

“Pertimbangan pasar bukan sekedar sentimen pasar sesaat, tetapi potensi pergeseran model upaya nan selama ini menjadikan jaringan kartu sebagai sebagai lapisan paling menguntungkan dalam finansial global, nan mana memungut biaya dari nyaris setiap transaksi,” ungkap Bull Theory.

Dalam perihal ini, Bull Theory menjelaskan bahwa permasalahannya sederhana. Hari ini, pembayaran kartu umumnya membebani merchant sekitar 2 persen – 3,5 persen per transaksi, dan pembayaran lintas negara sering lebih mahal lagi setelah spread FX serta perantara diperhitungkan.

Sebaliknya, stablecoin menjanjikan penyelesaian dalam hitungan detik-menit dengan biaya jaringan nan sangat rendah.

“Jika AI agent dapat memilih rute pembayaran secara otomatis, maka keputusan pembayaran menjadi ‘mekanis’, ialah jalur termurah dan tercepat bakal menang, terlepas dari apapun brandnya,” ujarnya.

Bull Theory menekankan bahwa stablecoin bukan lagi penelitian pinggiran. Ia mengutip info mengambil nan menunjukkan volume transaksi stablecoin telah menembus puluhan triliun dolar dan suplai beredar berada di atas ratusan miliar dolar.

Baca Juga: Santiment Catat Tiga Ledakan Tarif nan Guncang Arah Sentimen Kripto

Pada skala tersebut, stablecoin tidak hanya bersaing dengan kartu, tetapi juga menyentuh lapisan nan lebih dalam, ialah gimana perusahaan menyimpan kas operasional dan gimana bank mendanai kredit.

“Bila sebagian modal kerja perusahaan bergeser dari simpanan bank ke stablecoin nan didukung T-bills, maka pedoman pendanaan tradisional dapat ikut tergerus,” kata Bull Theory.

Selain itu, di titik ini AI menjadi ‘pengganda kecepatan’. Menurutnya, pembayaran tidak lagi dipicu manusia nan memilih kartu alias transfer bank, melainkan oleh software nan bayar API, menyewa komputasi, menyelesaikan jasa secara real time, dan mengirim biaya lintas negara tanpa jarak operasional.

Sistem seperti itu, lanjutnya, tidak peduli soal pengalaman pengguna ala kartu, lantaran nan dibutuhkan adalah settlement paling efisien dengan gesekan paling kecil.

Kendati demikian, dia menilai bahwasanya lembaga dan perusahaan pembayaran arus utama tidak diam. Banyak pemain, termasuk jaringan kartu itu sendiri, mulai mengintegrasikan settlement berbasis stablecoin di belakang layar.

“Jika biaya memindahkan duit turun drastis, maka nilai ekonomi dari ‘tol pembayaran’ nan selama ini dinikmati jaringan kartu bakal menghadapi tekanan, bukan lantaran kartu lenyap besok, tapi lantaran margin jangka panjang bisa terkikis ketika pengganti murah menjadi standar,” pungkas Bull Theory.

🚨 THE BIGGEST THREAT TO GLOBAL PAYMENT COMPANIES IS AI USING STABLECOINS.

Visa is down 4.6%.
Mastercard is down 5.7%.
American Express is down 7.2%.
Capital One is down 8.8%.

Markets are beginning to price a structural shift. And the concern is simple.

AI systems do not… pic.twitter.com/KO7uPJtU6D

— Bull Theory (@BullTheoryio) February 24, 2026

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya