– Salah satu trader dan influencer di media sosial X, dengan nama akun ‘Crypto Rover’ membagikan pembaruan terbarunya. Bukan soal keahlian alias prediksi nilai Bitcoin (BTC), kali ini dia menyoroti soal pasar nan sedang meremehkan potensi akibat dari langkah terbaru Binance mengenai pengelolaan biaya persediaan SAFU.
Dalam unggahannya, Rover mengatakan Binance berencana mengonversi biaya SAFU menjadi kepemilikan Bitcoin senilai US$ 1 miliar dalam 30 hari ke depan.

“Yang membuatnya menarik, bukan sekedar pembelian bertahapnya, namun sistem ‘pemeliharaan nilai’ nan kabarnya menyertai rencana itu,” ungkap Rover.
Dalam kacamata pasar, skema seperti ini berpotensi mengubah dinamika jangka panjang penawaran-permintaan. Dia berargumen, komitmen teragendakan dari entitas besar seperti Binance menciptakan permintaan spot nan tidak sekedar ‘sekali beli lampau selesai’, melainkan berpotensi berulang ketika terjadi penurunan nilai.
Ia juga menyampaikan bahwa di pasar nan sensitif terhadap arus beli besar, aspek ini sering menjadi bahan spekulasi, terutama lantaran pelaku pasar besar lain bisa mencoba mengantisipasi (front-run) arus beli tersebut sebelum periode pembelian rampung.
Baca Juga: Bitcoin Turun Parah, Death Cross Picu Kekhawatiran Penurunan Lanjutan
Rover juga menarik paralel dengan peristiwa sebelumnya. Trader tersebut mengingatkan bahwa pada 2023, Binance pernah menempatkan sekitar US$ 1 miliar SAFU ke BTC, Ethereum dan BNB saat kondisi pasar melemah, lampau periode berikutnya diikuti reli nan kuat pada aset-aset tersebut.
“Bedanya, kali ini alokasinya terfokus penuh ke Bitcoin, bukan dibagi ke beberapa aset,” ujarnya.
Kendati demikian, narasi ‘pembeli besar sama dengan nilai pasti naik’ tidak selalu melangkah mulus. Pembelian teragendakan bisa saja sudah di-pricing-in terlebih dulu, alias terimbangi oleh tekanan jual dari pihak lain, apalagi jika kondisi makro kembali menekan aset beresiko.
Akan tetapi, lanjut Rover, beberapa sakal jangka pendek mulai mereda. Mulai dari proses izin nan bergerak ke arah nan lebih jelas sampai ekspektasi kebijakan moneter nan lebih longgar.
“Perlu diingat juga bahwa koreksi pada logam mulia adalah sinyal bahwa sebagian likuiditas berpotensi mencari kesempatan baru, termasuk ke pasar kripto,” pungkas Rover.
🚨 THIS IS MASSIVE
Binance is about to become one of the largest buyers of Bitcoin and the market is still underestimating its impact.
Binance has announced it will convert its SAFU fund into $1 billion worth of Bitcoin over the next 30 days.
It also said that if the value of… pic.twitter.com/cMAMLVcNzK
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
4 minggu yang lalu