Bitcoin Kian ‘letoy’, Bagaimana Pandangan Analis?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

– Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan setelah turun ke kisaran US$ 91.000. Penurunan ini memperpanjang pelemahan nan menurut sejumlah analis telah terkonfirmasi secara teknikal. Penurunan ini terjadi setelah Bitcoin kandas mempertahankan level support krusial pada kerangka waktu empat jam.

Salah satu analis nan menyoroti keahlian Bitcoin nan ‘letoy’ ini adalah Lennaert Snyder. Dalam pembaruan di media sosial X, Snyder menjabarkan bahwasanya Bitcoin sebelumnya berada di fase penentuan arah dan sekarang telah mengonfirmasi pilihan tersebut dengan penurunan nan tegas. Ia menyoroti hilangnya support di kisaran US$ 92.155 pada diagram 4 jam sebagai sinyal bahwa momentum bearish telah mengambil alih.

Menurut Snyder, pelemahan terbaru bukan sekedar perubahan intraday, melainkan bagian dari struktur nan lebih lemah setelah kegagalan mempertahankan area support kunci.

“Dengan kondisi ini, saya tetap memperkuat pada pandangan bearishnya untuk sisa pekan ini. Target penurunan utama saya di sekitar US$ 87.600, bertepatan dengan level monthly open nan dinilai lemah,” ungkap Snyder.

Meski demikian, Snyder mencatat bahwa perjalanan menuju ke level tersebut kemungkinan tidak berjalan lurus. Ia memperkirakan kesempatan untuk beberapa kali entry pada fase retest, berjuntai pada tindakan nilai dalam satu hingga dua hari ke depan. Selain posisi swing short, kesempatan transaksi jangka pendek intraday juga dinilai tetap terbuka jika volatilitas tetap tinggi.

Baca Juga: Mana nan Lebih Baik Menurut AI Antara ETF Bitcoin alias XRP?

Di sisi lain, US$ 90.500 disebut sebagai area support jangka pendek nan patut diawasi. Jika nilai memantul kuat dari level tersebut dan menunjukkan pembalikan nan meyakinkan, Snyder mengatakan dia bakal menutup posisi short nan ada. Skenario ini menandakan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan penurunan.

Pandangan bearish tersebut juga tidak berkarakter mutlak. Snyder menegaskan bahwa dia bakal kembali mengambil sikap bullish andaikan Bitcoin bisa merebut kembali area US$ 96.500.

“Level US$ 96.500 ini bakal menandai perubahan struktur dan mematahkan bias penurunan saat ini,” ujarnya.

Sementara itu berasas info terbaru dari CoinGecko, nilai Bitcoin pada Kamis (8/1/2026) pagi terpantau berada pada US$ 91.269. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 1,26 persen pada kurun waktu 24 jam terakhir.

$BTC just dumped to ~$91,000.

As mentioned in my analysis this morning, Bitcoin was choosing a direction, and it chose down.

Besides the current dump, price also printed a 4H loss of ~$92,155 support, confirming bearish momentum.

My plan for the rest of the week remains the… https://t.co/aiBl5wa3oU pic.twitter.com/Xl5kkmktmD

— Lennaert Snyder (@LennaertSnyder) January 7, 2026

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya