– Bitcoin (BTC) menutup pekan lampau dengan dua candle mingguan beruntun di atas 1W EMA 200, level nan sekarang menjadi pusat perhatian pasar. Hal ini disampaikan oleh salah satu analis papan atas di media sosial X, dengan nama akun Tradingshot, nan menyebut bahwa EMA200 mingguan berkedudukan krusial pada bear market 2022, dan perilaku nilai saat ini terlihat mengikuti pola nan mirip.
Dalam pembacaan TradingShot, gelombang jual pertama pada siklus bear sebelumnya sempat ‘ditahan’ oleh 1W SMA100, lampau Bitcoin berkonsolidasi beberapa minggu dengan penutupan mingguan tetap di atas level itu sebelum akhirnya masuk ke gelombang jual kedua.

“Pola serupa terlihat pada fase bear 2026, ialah nilai sempat tertahan di SMA 100, dan pergerakan juga tetap berada di bawah area 0,5 Fibonacci retracement,” ungkap TradingShot.
Saat ini, TradingShot menilai gelombang jual kedua sudah menemukan tumpuan pada 1W EMA200. Pertanyaan berikutnya bukan apakah EMA200 ‘penting’, melainkan apa nan terjadi setelahnya. Apakah nantinya Bitcoin bakal menghabiskan beberapa minggu konsolidasi di sekitar EMA200 (kali ini juga berdekatan dengan 0,382 Fib), seperti nan terjadi pada 2022, alias justru kehilangan injakan dan memicu kelanjutan penurunan.
Baca Juga: Dipengaruhi Tren Negatif, Harga Uang Kripto XRP Jatuh 11%

Ia menyebut, skenario nan saat ini perlu diwaspadai adalah pengulangan tahap berikutnya, ialah setelah konsolodasi, pasar kembali melemah dan masuk ke gelombang jual ketiga nan menembus di bawah 1W SMA200 (garis oranye).
“Dalam peta nan lebih dalam, 1W SMA350 (garis hitam) sebagai level nan berpotensi menjadi magnet berikutnya pada bear cycle ini, setidaknya jika pola historis betul-betul berulang,” ujarnya.
Berdasarkan analisa tersebut, TradingShot menyimpulkan dua penutupan di atas EMA200 memberi ruang untuk jarak dan pantulan, namun belum otomatis berfaedah tren besar sudah berbalik naik. Jika nilai hanya ‘parkir’ sejenak di EMA 200 lampau kehilangan level rata-rata kunci di bawahnya, TradingShot memandang resiko penurunan lanjutan tetap sangat mungkin terjadi.
Sementara itu berasas info terbaru dari CoinGecko, nilai Bitcoin saat ini berada di US$ 68.907. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 0,3 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
$BTC has closed last week its 2nd straight 1W candle above its 1W EMA200. This is a highly critical level as this is where the 2nd selling wave of the 2022 Bear Cycle also consolidated, before crashing lower.
So far #Bitcoin has copied the 2022 1st selling wave also that… pic.twitter.com/gqjsXZxvG4
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
1 minggu yang lalu