Darkfost: 83 Persen Altcoin Di Binance Masuk Tren Bear Akibat Krisis Likuiditas

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

– Salah satu analis on-chain di media sosial X dengan nama akun ‘Darkfost’, kembali menyoroti tren pergerakan altcoin. Dalam salah satu pembaruan nan dia tuliskan, analis tersebut menilai bahwa pasar altcoin saat ini sedang memasuki fase tekanan nan serius setelah ‘krisis likuiditas’ membikin kebanyakan altcoin jatuh ke tren bearish.

“83 persen altcoin di Binance sekarang diperdagangkan di bawah 50-week moving average,” ungkap Darkfost, Kamis (19/2/2026).

Darkfost mengungkapkan, kondisi ini menegaskan bahwa banyak penanammodal nan terekspos altcoin (di luar Bitcoin dan stablecoin) saat ini berada dalam posisi sulit, terutama mereka nan tetap menahan aset di tengah penurunan.

Ia menambahkan, pasar tetap sangat digerakkan oleh aktivitas Bitcoin, nan disebutnya berada dalam tren turun sejak Oktober 2025 setelah mencetak rekor tertinggi di sekitar US$ 126.000.

“Dalam situasi seperti ini, altcoin condong menerima akibat lebih besar lantaran volatilitasnya lebih tinggi dan likuiditasnya lebih tipis,” ujarnya.

Darkfost juga menyoroti aspek eksternal nan memperberat tekanan. Ia menyebut meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama antara Amerika dan Iran, serta proyeks dan nada kebijakan nan lebih hawkish dari The Fed nan tercermin dalam notulen FOMC, sebagai kombinasi nan membikin pasar makin tidak ramah bagi aset beresiko tinggi seperti altcoin.

Baca Juga: Willy Woo Peringatkan Risiko Baru untuk Bitcoin, Emas Dianggap Lebih Aman

Data nan dia sorot menunjukkan pelemahan nan makin dalam. Selain nomor 83 persen altcoin di bawah 50 week MA, Darkfost menyebut bahwa pada 7 Februari terjadi rekor baru sejak bear market berhujung pada 2023, ialah lebih dari 92 persen altcoin di Binance berada di bawah level teknikal tersebut.

Bagi pelaku pasar, ini biasanya berfaedah tren koreksi sudah mapan, lantaran 50 week MA sering dipakai sebagai ‘batas’ antara fase pemulihan dan fase penurunan.

“Sebagai pembanding, dinamika ini pernah jauh lebih ringan. Pada Maret 2024, hanya sekitar 6 persen altcoin di Binance nan diperdagangkan di bawah 50-week MA, dan pada Desember 2024 hanya 7 persen,” kata Darkfost.

Namun di luar periode ‘cerah’ tersebut, dia menilai setidaknya 50 persen altcoin condong berada di bawah periode itu.

Salah satu akar masalah nan ditekankan olehnya adalah kombinasi antara pasokan altcoin nan terus bertambah di seluruh kripto, sementara kondisi likuiditas tetap ketat.

“Saat suplai meningkat tetapi duit baru tidak cukup deras masuk, persaingan untuk menarik arus biaya makin brutal. Akibatnya, lebih banyak altcoin tertinggal dan makin susah ‘naik bareng’ seperti narasi altseason klasik,” pungkas Darkfost.

🚨LIQUIDITY CRUNCH PUSHES 83% OF ALTCOINS INTO BEAR TREND !

Altcoin performance analysis shows that most investors exposed to these assets today (excluding Bitcoin and stablecoins) are now in significant difficulty, particularly those still holding positions.

📉The market… pic.twitter.com/7PZQG8U2KG

— Darkfost (@Darkfost_Coc) February 19, 2026

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya