– Salah satu ahli ekonomi makro terkenal, ialah Henrik Zeberg memaparkan skenario bullish untuk Bitcoin (BTC), dengan sasaran utama US$ 110.000 hingga US$ 120.000 dalam bulan ini. Ia menilai reli tersebut berkesempatan terjadi jika kombinasi risk-on appetite, arus masuk ETF aset digital, dan mengambil institusional terus menguat.
Dalam unggahan di X pada 1 Maret, Zeberg menyebut sasaran US$ 110.000 – US$ 120.000 sebagai ‘cycle peak‘ pada skenario utamanya. Dibanding nilai Bitcoin di sekitar US$ 66.502 pada saat kajian itu dirujuk, sasaran tersebut menyiratkan potensi kenaikan sekitar 80 persen.

“Skenario kedua lebih agresif, ada kesempatan sekitar 25 persen Bitcoin bisa ‘overshoot’ ke US$ 140.000 hingga US$ 150.000 jika momentum pasar melampaui ekspekasi dan euforia risk-on meningkat,” ungkap Zeberg.
Menurut Zeberg, kunci pembacaan ini bukan semata teknikal, melainkan konteks makro nan mendorong penanammodal masuk ke aset berisiko tinggi. Dalam kerangka itu, mata uang digital dipandang sebagai penerima faedah ketika likuiditas terasa lebih lenggang dan penanammodal lebih berani mengejar pertumbuhan.
Baca Juga: Bitcoin Dihantam Panic Selling di Tengah Eskalasi AS–Iran
Zeberg tidak hanya bicara Bitcoin. Ia juga memproyeksikan Ethereum (ETH) bisa mengarah ke US$ 10.000 – US$ 12.000, dengan dugaan rasio ETH/BTC menguat dan mendekati sekitar 10 persen, sejalan dengan meningkatnya minat lembaga serta aspek jaringan seperti pembaruan.
Untuk Solana, dia menempatkannya sebagai aset ‘high-beta’ nan berpotensi bergerak lebih liar, dengan sasaran US$ 350 hingga US$ 550 jika volatilitas kembali naik dan mengambil aplikasi terdesentralisasi ikut menguat.
Proyeksi tersebut muncul ketika pasar tetap berada dalam fase pemulihan pasca-koreksi besar. Bitcoin disebut sempat bergerak di sekitar US$ 70.000 setelah terkoreksi tajam dari puncak 2025 di atas US$ 126.000.
Sejumlah analis menilai koreksi nan mendekati 50 persen memang tidak asing dalam sejarah Bitcoin, tetapi keterlibatan lembaga melalui ETF disebut bisa membantu meredam penurunan dibanding siklus lama.
Dalam beberapa pekan terakhir, volatilitas juga dipicu oleh ketegangan geopolitik nan terjadi baru-baru ini, termasuk penurunan sigap menuju US$ 60.000 sebelum nilai memantul kembali.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
1 jam yang lalu