Telset.id – Meta sedang menguji tata letak menu baru di IG nan menempatkan Reels dan Direct Messages (DM) sebagai tab utama. Kepala IG Adam Mosseri mengumumkan uji coba ini sebagai bagian dari upaya platform untuk lebih memprioritaskan video pendek dan percakapan pribadi.
Dalam pengetesan terbatas ini, pengguna nan berperan-serta bakal memandang perubahan signifikan pada bilah menu bawah aplikasi. Tata letak lama nan terdiri dari tab beranda, pencarian, pembuatan postingan, Reels, dan profil bakal digantikan dengan susunan baru nan menukar posisi pencarian dengan Reels, serta mengganti tab pembuatan postingan dengan tab unik untuk DM.
Mosseri dalam pengumumannya mengakui bahwa perubahan semacam ini “membutuhkan waktu untuk membiasakan diri.” Oleh lantaran itu, untuk sementara waktu, tata letak baru ini berkarakter opsional dan hanya tersedia bagi pengguna nan memilih untuk mengikutinya.
Perubahan Strategi Jangka Panjang
Uji coba ini bukanlah langkah mendadak dari Meta. Perusahaan telah menunjukkan sinyal kuat tentang prioritas baru IG dalam beberapa pengumuman terakhir. Selain jenis iPad IG nan secara default menampilkan Reels, perusahaan juga secara terbuka menyatakan rencana untuk memprioritaskan pesan dan video pendek ke depannya.
“Reels dan DM telah mendorong nyaris semua pertumbuhan kami di IG selama beberapa tahun terakhir, jadi kami mengeksplorasi kemungkinan menjadikan mereka dua tab pertama,” ujar Mosseri dalam pernyataan sebelumnya.
Pada awal Oktober, Meta telah menguji kreasi ulang tab IG nan serupa dengan pengguna di India. Dalam uji coba tersebut, tab default adalah Reels dan tab kedua adalah DM, mengkonfirmasi pola nan sama dengan pengetesan terbaru ini.
Perubahan ini mencerminkan pergeseran esensial dalam langkah orang menggunakan Instagram. Platform nan awalnya dirancang untuk berbagi foto sekarang semakin bergerak menjadi aplikasi untuk mengonsumsi konten dari orang nan tidak dikenal, kemudian membicarakannya dalam obrolan grup pribadi dengan teman.
Bagi pengguna nan berasosiasi ketika IG tetap menjadi aplikasi berbagi foto, perubahan ini mungkin terasa tidak nyaman. Namun, pergeseran ini sesuai dengan keputusan Meta untuk mengikuti tren media sosial nan lebih besar, di mana konten ahli semakin mendominasi sementara obrolan dan berbagi secara pribadi menjadi lebih populer.
Fitur navigasi baru ini juga memungkinkan pengguna untuk menggesek antar tab, memberikan pengalaman nan lebih lancar dalam menjelajahi beragam bagian aplikasi. Kemudahan navigasi ini sejalan dengan upaya platform Meta lainnya seperti WA nan terus memperkenalkan fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Pengguna nan tertarik dengan produktivitas visual tetap dapat memanfaatkan beragam perangkat editing nan tersedia, termasuk aplikasi kolase foto terbaik untuk menyempurnakan konten mereka sebelum membagikannya di platform.
Meskipun konsentrasi IG bergeser, platform tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna untuk mengekspresikan produktivitas visual mereka. Perangkat seperti Redmi 9 nan terjangkau pun bisa menghasilkan konten berbobot untuk dibagikan di Instagram.
Uji coba tata letak baru IG ini menunjukkan komitmen Meta dalam beradaptasi dengan perubahan perilaku pengguna media sosial. Meskipun perubahan mungkin memerlukan waktu penyesuaian, langkah ini mencerminkan upaya platform untuk tetap relevan di tengah perkembangan digital nan terus berlangsung.