– Keseimbangan pasar dunia kembali goyah saat selera resiko melemah serentak lintas aset. Nilai pasar total pasar mata uang digital berada di sekitar US$ 2,6 triliun, tetapi nomor besar itu menutupi kerusakan nan terjadi di bawah permukaan, breakdown teknikal Bitcoin memicu gelombang likuidasi derivatif nan memperparah tekanan jual dan memaksa trader menurunkan eksposur.
Penurunan kali ini bukan sekedar ‘unwind’ pelan. Ini bergerak seperti mesin. Ketika leverage patah, margin call memaksa posisi ditutup paksa, dan penjualan otomatis mempercepat penurunan harga. Bitcoin sempat terseret ke area pertengahan US$ 75.000 dan pada hari berikutnya menyentuh US$ 76.444 di BitStamp.

Lonjakan volume perdagangan di atas US$ 130 miliar memperkuat satu pesan. Ini lebih mirip pasar nan sedang stres daripada partisipasi organik. Dalam fase seperti ini, ‘struktur’ sering lebih menentukan daripada narasi, dan untuk saat ini, struktur terlihat rapuh.
Yang membikin penanammodal makin kudu hati-hati adalah langkah mata uang digital bereaksi terhadap ketidakpastian. Meski label ‘digital gold’ tetap sering dipakai, Bitcoin kembali diperdagangkan seperti aset beresiko ber-beta tinggi.
Ketika resiko geopolitik memanas, mata uang digital tidak mendapat bid safe haven, dia justru ikut terseret berbareng aset beresiko lain. Ethereum dan aset besar lain mencatat penurunan persentase nan lebih dalam. Ini sejatinya menandakan sikap melindungi dalam ekosistem mata uang digital sendiri, di mana modal condong memperkuat di Bitcoin, bukan melebar ke altcoin.
Sementara mata uang digital tertekan, logam mulia nan sebelumnya melesat lantaran ketakutan geopolitik juga mengalami ‘reckoning’ mereka sendiri. Emas terkoreksi tajam, turun sekitar 9 persen ke kisaran US$ 4.889 per ons, dan perak merosot kembali ke US$ 85,15 setelah volatilitas ekstrem.
Baca Juga: Meski Aktivitas Transaksi Ramai, Solana Tetap Keok oleh Pelemahan Pasar Global
Koreksi itu bukan sebagai perubahan kepercayaan jangka panjang, melainkan tindakan ambil untung garang dari perdagangan nan sudah terlalu ramai dan terlalu sigap naik.
Di kembali itu semua, geopolitik kembali mengambil setir. Meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika menyuntikkan headline risk ke beragam pasar, dari mata uang digital hingga minyak. Kabar soal latihan militer, hukuman nan menyinggung prasarana kripto, hingga retorika nan memanas membikin perilaku risk-off muncul nyaris seketika. Pasar pun bereaksi lebih sigap terhadap titel buletin daripada info ekonomi.
Menariknya, pasar paling ‘tenang’ justru datang dari obligasi. Saat mata uang digital dan logam mulia berayun liar, permintaan pada U.S Treasury condong stabil dan imbal hasil bergerak turun.
Ke depan, titik perhatian terdekat adalah rilis info tenaga kerja Amerika untuk Januari. Data nan kuat bisa mendorong yield naik lagi, dan menguji reli obligasi. Sementara info nan lemah berpotensi memperpanjang posisi melindungi di aset beresiko.
Untuk kripto, aspek makro mungkin sementara kalah dominan dibanding metrik leverage dan headline geopolitik dalam beberapa hari ke depan. Rapat The Fed berikutnya juga tetap menunggu hingga 18 Maret, dan ekspektasi pasar saat ini condong ke tidak ada perubahan.
Secara teknikal, keahlian Bitcoin merebut kembali area US$ 80.000 bakal menjadi penentu nada Februari. Jika tetap di bawahnya, reli beresiko diperlakukan sebagai reli bounce, bukan perubahan tren. Jika bisa kembali di atas, trader mungkin mulai masuk lagi, namun dengan ritme lebih pelan lantaran leverage baru saja ‘dibilas’ oleh likuidasi.
Logam mulia berada di persimpangan nan mirip. Jika tekanan geopolitik meningkat lagi, momentum bisa sigap berbalik naik. Sebaliknya, tanda de-eskalasi dapat memperpanjang koreksi. Apa pun arahnya, satu perihal nan tampak jelas ialah volatilitas tetap tinggi di komoditas, mata uang digital dan suku bunga.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
14 jam yang lalu