Kominfo Buka Seleksi Frekuensi 1,4 Ghz Untuk Internet Murah 100 Mbps, Ini Syaratnya!

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Telset.id – Bayangkan bisa menikmati internet fixed broadband berkecepatan 100 Mbps dengan nilai terjangkau di pelosok Indonesia. Mimpi ini mulai diwujudkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui seleksi pemanfaatan gelombang 1,4 GHz untuk jasa Broadband Wireless Access (BWA).

Kebijakan ini tertuang dalam Permen Komdigi No. 13 Tahun 2025 nan membagi alokasi gelombang menjadi tiga regional. Langkah strategis ini tak hanya memperluas jaringan internet nirkabel tetap, tetapi juga mendorong pembangunan prasarana pendukung seperti fiber optik.

Kriteria Ketat untuk Calon Operator

Komdigi menetapkan syarat ketat bagi peserta seleksi. Mereka kudu memiliki:

  • Perizinan jaringan tetap berbasis fiber optik (KBLI 61100)
  • Lisensi BWA wireless (KBLI 61200) dengan proyek utama bukan pendukung
  • Izin ISP (KBLI 61921)

Peserta juga dilarang dalam kondisi pailit alias terafiliasi dengan peserta lain. Dokumen wajib meliputi blangko permohonan, bid bond, dan proposal teknis nan menjamin jasa internet 100 Mbps untuk rumah tangga dalam 5 tahun.

Skema Internet Murah Tanpa Patokan Harga

Dirjen Infrastruktur Digital Wayan Toni menjelaskan filosofi kebijakan ini: “Investasi murah bakal berakibat pada tarif murah. Kami punya program internet murah, tapi tidak mematok nilai lantaran izin hanya mengatur formula tarif.”

Berbeda dengan WiFi rumahan, jasa ini dirancang unik untuk aktivitas fixed broadband. “Dari BTS ke router lampau PC. Bukan untuk WiFi seluler di rumah,” tegas Wayan. Operator bakal menentukan sendiri tarif jasa 100 Mbps nan kompetitif.

Kebijakan ini melengkapi strategi refarming gelombang sebelumnya seperti alokasi 2,3 GHz untuk 5G dan lelang 2,1 GHz oleh Telkomsel.

Dengan skema ini, pemerintah berambisi bisa memutus ketergantungan pada jaringan seluler untuk kebutuhan broadband rumah tangga. Layanan fixed wireless di gelombang 1,4 GHz diharapkan menjadi solusi internet stabil dengan latensi rendah untuk kerja dan belajar jarak jauh.

Selengkapnya