Beberapa waktu lampau Windows 11 mendapati suatu bug kritis dimana pengguna tidak bisa mengakses Drive C alias Drive system mereka, perihal ini sudah kita telaah pada tulisan sebelumnya nan bisa Anda baca pada laman berikut : Microsoft Konfirmasi Bug Windows 11 nan Membuat Drive C Tidak Bisa Diakses

Menariknya nih guys, pada tahap awal investigasi, fitur Samsung Share sempat dicurigai sebagai penyebab utama, namun setelah analisa lebih lanjut, masalah ini rupanya disebabkan oleh aplikasi Galaxy Connect.
Baca Juga : Bug Microsoft Edge 146 di Elementary OS nan Saya Pakai – Windows Control Glitch
Secara umum bisa dibilang masalah ini hanya mempengaruhi beberapa laptop dan desktop Samsung, khususnya dari lini Samsung Galaxy Book 4. Dan setelah dikonfirmasi secara resmi sumber masalahnya, Microsoft untuk sementara waktu langsung menarik aplikasi Samsung Galaxy Connect dari Microsoft Store.
"The affected Samsung Galaxy Connect application was temporarily removed from the Microsoft Store to prevent further installations," ungkap MicrosoftSementara itu, perangkat nan tidak menginstall aplikasi tersebut dan bukan perangkat lini Samsung Galaxy Book, harusnya pengguna tidak bakal mengalami hambatan nan sama.
Apa itu Samsung Galaxy Connect?
Nah bagi nan belum tahu, aplikasi ini sebenarnya dirancang untuk memudahkan integrasi antara perangkat Samsung Galaxy dan PC, seperti misalkan berbagi layar dari smartphone ke Windows, transfer file antar perangkat, dan sinkronisasi info antara smartphone dan PC.
Perbaikan tetap dalam proses
Nah sementara Microsoft memutuskan untuk menghapus sementara aplikasi tersebut dari Microsoft Store, Samsung kemudian menerbitkan kembali jenis lama aplikasi nan lebih stabil untuk mencegah masalah nan sama terjadi ke perangkat lain.
Namun sayangnya, hingga saat ini belum ada metode recovery dan perbaikan resmi bagi pengguna nan terkena bug tersebut. Namun semoga saja ada solusi nan bisa memperbaiki sistem nan tetap terkendala lantaran bagaimanapun, pengguna terdampak tidak bisa mengakses drive C nan menjadi drive utama sistem dan aplikasi.
Nah gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Via : Bleeping Computer
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
6 hari yang lalu