Sebuah pengumuman baru kembali diumumkan oleh Microsoft melalui Partner Center bahwa mereka bakal menghentikan standalone SharePoint Online dan OneDrive for Business (Plan 1 dan Plan 2).
Nah meskipun penjualan ini tidak bakal langsung dihentikan, namun upaya nan menggunakan jasa in disarankan untuk mulai mempersiapkan migrasi ke Microsoft 365 for Bussiness.
To support your customers through this change, you should begin planning now, reviewing customer tenants, positioning Microsoft 365 Business or E3/E5 suites where appropriate, and helping customers optimize, migrate, or archive info as needed. Microsoft continues to share guidance, resources, and updates to help partners successfully navigate this transition and support long term customer success.Bagi nan belum tahu dan kurang familiar dengan jasa ini, SharePoint Online dan OneDrive for Business Plan 1 dan 2 masing-masing dibanderol dengan nilai $5 dan $10 per pengguna per bulan, dengan penawaran storage 1TB hingga 5TB, selain itu ada juga beragam fitur tambahan untuk organisasi besar.
Kenapa Dihentikan?
Jadi menurut info dari Microsoft, keputusan ini diambil lantaran permintaan pengguna nan rendah dan biaya operasional tinggi untuk mempertahankan paket standalone, selain itu untuk menghindari penggunaan nan tidak standar alias tidak sesuai.
Nah penyesuaian ini sendiri bakal dilakukan bertahap, mulai dari 31 Mei 2026 dengan Microsoft bakal berakhir menerima pengguna baru untuk paket standalone, dilanjut pada Juni 2026, dengan penjualan resmi dihentikan, kemudian Januari 2027, pembaruan paket untuk pengguna lama bakal dihentikan hingga finalnya di Desember 2029, dimana semua paket standalone sepenuhnya ditutup dan pengguna kudu beranjak ke Microsoft 365 suites, capacity packs, alias opsi pay-as-you-go storage.
Selain itu, Microsoft mendorong admin untuk mulai meninjau tenant pelanggan, menyiapkan opsi Microsoft 365 Business alias E3/E5, serta membantu migrasi, optimisasi, alias arsip info jika diperlukan. Microsoft juga menyediakan panduan, sumber daya, dan pembaruan untuk mendukung mitra dalam menghadapi transisi ini nan detailnya bisa Anda cek di laman berikut.
Untuk Anda nan menggunakan jasa ini, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan untuk menggunakan jasa lain alias beranjak ke Microsoft 365 Bussiness, selain tetap bakal mendapatkan support jangka panjang, paket ini juga menawarkan kapabilitas penyimpanan nan lebih fleksibel, integrasi penuh dengan aplikasi Microsoft lainnya, dan fitur keamanan serta kerjasama nan lebih lengkap.
Nah gimana menurutmu? komen di bawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu