– Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda pemulihan setelah tekanan jual terbaru kandas mendorong penurunan nan lebih dalam. Salah satu analis papan atas, ialah Michael van de Poppe menilai pasar mulai mendapatkan dorongan beli nan jelas, sehingga momentum berbalik lebih sigap dari nan banyak pelaku perkirakan.
Dalam unggahan terbarunya, Poppe mengatakan Bitcoin apalagi tidak bisa turun sejauh itu lantaran minat beli sudah muncul dan mengambil alih ritme pergerakan harga.

“Kondisi ini sebagai sinyal positif, dan memperkirakan momentum lanjutan bakal datang dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Poppe.
Dalam perihal ini, dia menuturkan bahwa konsentrasi utamanya adalah breakout bersih di atas US$ 71.500, nan menurutnya bakal menjadi konfirmasi bahwa fase pemulihan mulai terbentuk.
Poppe juga membandingkan pola pergerakan saat ini dengan periode crash Covid-19, ketika pasar sempat mengalami tekanan tajam lampau memantul garang dalam waktu relatif singkat.
“Dengan afinitas ini, Bitcoin berpotensi bergerak menuju area US$ 78.000 – US$ 80.000 dalam 1-2 pekan jika struktur pemulihan tetap terjaga,” ujarnya.
Di luar teknikal jangka pendek, Poppe menambahkan bahwa valuasi Bitcoin terhadap emas tetap berada pada level nan dia anggap ‘sangat rendah’. Dalam kerangka itu, dia memandang ruang upside nan lebih besar jika sentimen berbalik dan pasar kembali menilai ulang Bitcoin sebagai aset beresiko nan diuntungkan ketika ketakutan mereda.
Baca Juga: Bitcoin Bakal Senantiasa Dump Sepanjang 2026, Kata Trader Ini
#Bitcoin couldn't even get that much down, as bidding is already taking the momentum here.
Great signs.
I do expect to see more momentum coming in, and a clear breakout above $71.5K in the coming days.
The pattern is comparable to the COVID crash, where I think that we'll see… pic.twitter.com/dIRinS9LTw
Sementara itu, analis lain dengan nama akun Atrades menilai bahwa Bitcoin berada dalam fase nan rawan ‘perang narasi’ setelah bergerak tajam dan memicu ekspektasi pasar nan terbelah antara reli lanjutan alias penurunan berikutnya.
Dalam pembaruan nan dia posting, analis teknikal tersebut memaparkan rencana perdagangan nan menekankan dua area kunci, ialah resistensi di US$ 75.200 – US$ 77.200, dan area support di bawahnya nan dinilai lebih menarik untuk kesempatan pantulan jangka pendek.
Atrades menilai banyak pelaku pasar saat ini mengantisipasi penurunan langsung dari level nilai sekarang, dan secara logika itu ‘masuk akal’. Namun, dia justru meragukan skenario tersebut bakal terjadi begitu saja. Dalam pandangannya, pasar sering bergerak berlawanan dari ekspektasi kebanyakan ketika sebuah arah sudah terlalu ramai dipercaya.
“Fokus utama saya ada pada area US$ 75.000 hingga US$ 77.000, nan dipenuhi likuiditas dan bearish order blocks. Kondisi tersebut membikin area ini berpotensi menjadi magnet bagi nilai terlebih dulu,” kata Atrade.
Di bawahnya, dia menyebut kisaran US$ 62.000 – US$ 64.000 sebagai area nan dia anggap ideal untuk kesempatan scalp long, ialah transaksi sigap nan memanfaatkan pantulan dari area support.
Namun untuk posisi nan lebih panjang, dia bersikap lebih konservatif. Atrades mengatakan dia bakal menunggu swap terhadap low terlebih dulu, lampau mempertimbangkan kesempatan masuk di area nan lebih rendah, sekitar US$ 55.000 hingga US$ 60.000.
“Rencana ini tetap berkarakter tentatif dan berjuntai pada gimana penutupan nilai berikutnya terbentuk,” pungkas Atrades.
$BTC plan
75.2k-77.2k resistance.
Expecting a pump to that zone as many are expecting a dump from cmp which does make sense but don’t think we’ll get it as it’s too obvious.
Liquidity and bearish order blocks are stacked around 75-77 area.
Around the 62-64k would be an ideal… pic.twitter.com/JEdGkVJG4g
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
2 minggu yang lalu