Motorola Kejutkan Dengan Update Android 16 Lebih Cepat Dari Rival

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Telset.id – Siapa sangka Motorola, nan selama ini kerap dikritik lantaran lambatnya pembaruan software, justru sukses meluncurkan Android 16 lebih sigap daripada banyak brand ternama? Dalam perkembangan nan cukup mengejutkan, perusahaan asal Amerika ini sukses mengungguli Vivo, Oppo, dan Xiaomi dalam perihal kecepatan rilis pembaruan sistem operasi terbaru Google tersebut.

Rollout stabil Android 16 dari Motorola sebenarnya sudah dimulai sejak bulan lampau dengan perangkat perdana Motorola Edge 60 Pro dan Edge 50 Fusion. Namun nan membikin perkembangan ini semakin menarik adalah ekspansi jangkauan pembaruan ke lebih banyak smartphone dalam waktu nan relatif singkat. Dua perangkat terbaru nan sekarang berasosiasi dalam daftar penerima pembaruan adalah Edge 60 Fusion dan Moto G (2025).

Bagi Anda pengguna Motorola, momen ini mungkin menjadi titik kembali nan cukup signifikan. Bagaimana tidak, brand nan sebelumnya sering menjadi bahan perbincangan lantaran pembaruan software nan tertinggal, sekarang justru menunjukkan komitmen baru dalam perihal support perangkat lunak. Lantas, apa saja nan perlu diketahui tentang pembaruan Android 16 untuk perangkat Motorola ini?

Moto G (2025) Android 16 update

Detail Teknis Update Android 16 untuk Perangkat Terbaru

Untuk Motorola Edge 60 Fusion, pembaruan Android 16 saat ini sedang diroll out di India dengan firmware version W1VC36H.14-10-1. Ukuran download nan perlu disiapkan sekitar 1.5GB – cukup besar namun sepadan dengan fitur-fitur baru nan ditawarkan. Meski saat ini tersedia di India, kemungkinan pembaruan bakal segera menyebar ke region lainnya dalam waktu dekat.

Sementara itu, Moto G (2025) – ponsel budget-friendly dari Motorola – mendapatkan perlakuan nan sedikit berbeda. Update Android 16 untuk perangkat ini saat ini tetap terbatas pada ponsel nan terkunci operator T-Mobile. Firmware version-nya adalah W1VK36H.9-12 dengan ukuran download 1.44GB. Pengguna Moto G (2025) di operator lain mungkin perlu bersabar sedikit lebih lama, meski diharapkan Motorola tidak bakal menyantap waktu terlalu lama untuk membawa pembaruan ini ke carrier dan market lainnya.

Bagi Anda nan penasaran apakah perangkat sudah mendapatkan update, caranya cukup sederhana. Buka Settings > System > Advanced > System updates dan ketuk Check for updates. Proses ini mungkin memerlukan hubungan internet nan stabil mengingat ukuran file nan cukup besar.

Motorola Edge 60 Fusion Android 16 update

Fitur-Fitur Baru nan Membawa Pengalaman Lebih Baik

Lalu, apa saja nan baru dalam Android 16 untuk perangkat Motorola? Menurut changelog nan sama untuk kedua perangkat, pembaruan ini menghadirkan kreasi nan lebih ekspresif dan perlindungan nan lebih baik terhadap aplikasi berbahaya. Selain itu, aktivitas latar belakang menjadi lebih transparan dan kompatibilitas dengan perangkat LE Audio mengalami peningkatan signifikan.

Salah satu fitur menarik nan diperkenalkan adalah custom modes dalam aplikasi Settings. Fitur ini memungkinkan pengguna membikin mode nan disesuaikan dengan beragam situasi. nan cukup praktis, mode Do Not Disturb, Bedtime, dan Driving sekarang dipindahkan ke Settings > Modes, membikin manajemen notifikasi menjadi lebih terorganisir.

Kemudahan lain nan patut disyukuri adalah keahlian untuk terhubung ke Wi-Fi alias hotspot dengan sekali ketuk, tanpa perlu memasukkan password. Syaratnya sederhana: kedua perangkat kudu menggunakan akun Google nan sama. Fitur ini tentu bakal sangat membantu dalam beragam situasi sehari-hari.

Update Android 16 juga membawa beragam enhancement keamanan, peningkatan kompatibilitas aplikasi, performa nan lebih smooth, dan perbaikan terhadap issue-issue nan sebelumnya diketahui. Namun mungkin nan paling menarik adalah peningkatan integrasi dengan hearing aid audio rendah energi.

Revolusi Aksesibilitas untuk Pengguna Hearing Aid

Motorola tampaknya serius dalam perihal aksesibilitas. Dengan pembaruan Android 16 ini, pengguna hearing aid sekarang mempunyai kontrol nan lebih baik selama panggilan telepon. Mereka dapat memilih untuk menggunakan mikrofon built-in hearing aid alias mikrofon ponsel, sesuai dengan kebutuhan dan situasi.

Bahkan lebih dari itu, pengguna juga dapat menyesuaikan volume ambient sound nan ditangkap oleh mikrofon hearing aid. Menurut Motorola, ini semestinya menghasilkan kejelasan panggilan nan lebih baik, terutama di lingkungan bising alias ketika baterai hearing aid mulai menipis. Inovasi ini menunjukkan perhatian brand terhadap kebutuhan pengguna dengan disabilitas pendengaran.

Namun jangan berambisi perubahan visual nan dramatis alias fitur-fitur groundbreaking dalam pembaruan ini. Android 16 untuk perangkat Motorola lebih konsentrasi pada quality-of-life improvements nan meningkatkan pengalaman software secara keseluruhan. Ini adalah pendekatan nan cukup bijak – lebih baik memberikan peningkatan berjenjang nan berfaedah daripada perubahan radikal nan justru menimbulkan masalah baru.

Perkembangan ini juga mengingatkan kita pada era pembaruan Android Nougat untuk seri Samsung Galaxy A (2016) nan dulu sempat menjadi perbincangan hangat. Bedanya, kali ini Motorola menunjukkan bahwa mereka bisa lebih sigap dari nan diperkirakan banyak orang.

Bagi pengguna setia Motorola, pembaruan Android 16 ini bisa menjadi angin segar. Meski tidak menawarkan fitur-fitur spektakuler, peningkatan nan diberikan cukup signifikan untuk pengalaman sehari-hari. Apalagi dengan kecepatan rollout nan mengungguli banyak rival, Motorola sepertinya sedang berupaya membangun kembali reputasinya di bumi pembaruan software.

Jika pembaruan belum tersedia di perangkat Anda, pantau terus perkembangan melalui section Android 16 di Telset.id untuk mengetahui kapan waktu nan tepat untuk menekan tombol update. Dalam persaingan ketat smartphone seperti nan terlihat dalam perbandingan iPhone 16 vs Galaxy S25 vs Pixel 10, komitmen terhadap pembaruan software menjadi aspek pembeda nan semakin penting.

Selengkapnya