– Bitcoin (BTC) kembali turun di bawah level kunci di nomor US$ 94.600, sebuah area nan sekarang menjadi penanda krusial bagi pelaku pasar jangka pendek. Salah satu analis mata uang digital berjulukan Colin di media sosial X, menilai pergerakan nilai beberapa pekan terakhir telah membentuk pola bear flag, kanal turun nan umumnya muncul sebagai fase jarak sebelum penurunan lanjutan.
Menurut Colin, bear flag biasanya berjalan singkat, sementara struktur nan terbentuk kali ini sudah melangkah nyaris dua bulan. Durasi nan ‘terlalu panjang’ itu, katanya memberi sedikit angan bahwa pola ini tidak bakal bergerak persis seperti textbook. Namun, dia menegaskan bahwa karakter dasarnya tetap bearish selama nilai tetap bergerak di dalam kanal tersebut.

Alih-alih menebak arah, Colin menyarankan pendekatan nan lebih defensif, seperti menunggu konfirmasi melalui penembusan kanal.
“Dalam pembacaan seperti ini, breakout ke atas alias breakdown ke bawah dari kanal putih menjadi penentu, lantaran level itu bakal membedakan apakah pasar sedang membangun pemulihan nan sah alias hanya membentuk konsolidasi sebelum penurunan lanjutan,” ungkap Colin.
$BTC back below key level $94.6k.
Recent price action has morphed the predominant pattern into a bear flag (white channel shown). The duration of this flag is over-extended (flags should be brief, and this is nearly 2 months long) which can give us hope it won't behave as… pic.twitter.com/Cqug6D4hiJ
Baca Juga: Sentimen Negatif Mendominasi, Harga Uang Kripto Cardano Jatuh 12%
Sementara itu, analis teknikal mata uang digital papan atas berjulukan Ardi menyatakan bahwa Bitcoin kembali berada dalam posisi rentan setelah kandas mempertahankan kenaikan nan sempat memunculkan optimisme pasar.
Ardi menjelaskan bahwa pergerakan terbaru menunjukkan rangkaian sinyal nan tidak nyaman di beberapa timeframe sekaligus, mulai dari ‘fake breakout’ di diagram harian hingga penutupan mingguan nan kembali berada di bawah area resistensi.
Ia menilai, nilai sekarang kembali masuk ke rentang sekitar US$ 94.500, nan dia sebut sebagai skenario terburuk dalam struktur saat ini. Kenaikan nan sebelumnya terlihat seperti breakout, pada akhirnya justru berubah menjadi bull trap, lantaran nilai tidak bisa memperkuat di atas area tersebut dan kembali turun ke area konsolidasi sebelumnya.
“Meski begitu, ada satu catatan nan sedikit melegakan. Itu adalah volume beli nan mendorong Bitcoin dari US$ 94.500 menuju US$ 98.000 tergolong kuat, sementara tekanan jual nan menarik nilai turun kembali dinilai jauh lebih lemah jika dibandingkan,” ujarnya.
Akan tetapi, dia juga memberikan peringatan mengenai kondisi makro nan bisa berubah menjadi beban tambahan bagi aset beresiko. Jika sentimen dunia kembali risk-off, maka kelebihan sisi pembeli tadi dapat sigap menghilang, terutama jika volume beli mengering sementara tekanan jual tetap konsisten. Dalam skenario itu, pasar condong kehilangan daya untuk memantul dan justru lebih mudah melanjutkan pelemahan.
“Bagi saya, titik optimisme jangka pendek tetap terbuka jika Bitcoin bisa memperkuat di area US$ 92.500 – US$ 94.000 dan mulai membangun volume kembali,” kata Ardi.
Jika itu terjadi, pergerakan ini tetap bisa dibaca sebagai fakeout ke bawah, bukan awal tren turun nan lebih dalam. Selain itu, dirinya juga menekankan bahwa waktu tidak sepenuhnya berpihak pada bulls.
“Semakin lama nilai memperkuat di dalam rentang lama ini tanpa bisa keluar, semakin besar pula kesempatan pasar menganggap kenaikan sebelumnya hanya reli sementara,” paparnya.
Ardi juga menambahkan bahwa US$ 92.500 adalah level nan tidak boleh lenyap jika bulls mau mempertahankan narasi pemulihan. Jika level itu jebol, dia memandang US$ 90.000 sebagai sasaran jangka pendek nan logis, dengan probabilitas tinggi terjadinya sapuan ke sekitar US$ 88.000 sebelum pasar menemukan injakan berikutnya.
$BTC / Bitcoin
Fake breakout on the daily. Failed throwback on the 4H. Close below resistance on the weekly. Nasty price action all around.
Price re-entered the $94.5K range which was the worst case scenario. What looked like a breakout ended up being a bull trap.
The silver… https://t.co/RiasEJ9Ay7 pic.twitter.com/WMmldPICMy
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
1 bulan yang lalu