Sam Altman Dan Openai Siap Hadapi Neuralink Dengan Startup Bci Baru

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Telset.id – CEO OpenAI Sam Altman dikabarkan sedang mempersiapkan perusahaan baru di bagian antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) untuk bersaing langsung dengan Neuralink milik Elon Musk. Menurut laporan Financial Times, OpenAI berencana berinvestasi besar di Merge Labs, startup BCI nan menargetkan valuasi US$850 juta.

Merge Labs didirikan berbareng oleh Altman dan Alex Bania, CEO sekaligus salah satu pendiri World, perusahaan kontroversial nan mengembangkan teknologi pemindaian mata berbasis kripto. Meski bakal tercatat sebagai salah satu pendiri, Altman tidak bakal menginvestasikan biaya pribadinya ke Merge Labs.

Langkah OpenAI ini terbilang mengejutkan, namun masuk logika mengingat Merge Labs berencana memanfaatkan kemajuan AI untuk mengembangkan BCI nan lebih baik—tujuan nan juga diusung Neuralink. Meski perincian proyek ini tetap minim, Altman diketahui telah lama tertarik dengan teknologi BCI. Pada 2017, dia apalagi menulis di blog pribadinya bahwa manusia mungkin bakal “berintegrasi” dengan mesin pada 2025.

Persaingan Panjang Altman vs. Musk

Perseteruan antara Altman dan Musk telah berjalan sejak lama. Musk, nan sempat menjadi bagian dari majelis OpenAI, keluar pada 2018 setelah berbeda dengan Altman mengenai arah perusahaan. Musk kemudian mendirikan xAI pada 2023 dan menggugat OpenAI, menuduh perusahaan tersebut meninggalkan misi nirlaba awalnya.

Neuralink, nan didirikan Musk pada 2016, saat ini memimpin pasar BCI dengan valuasi mencapai US$9 miliar. Namun, dengan support OpenAI, Merge Labs berpotensi menjadi pesaing serius. Seperti Starfish Neuroscience dan perusahaan BCI lainnya, Merge Labs bakal berfokus pada pengembangan teknologi nan memadukan AI dan neurosains.

Kedua tokoh teknologi ini tampaknya tetap konsisten dengan visi mereka tentang masa depan manusia dan mesin. Sementara Neuralink telah mencapai kemajuan signifikan, termasuk uji coba pada manusia, Merge Labs tetap dalam tahap awal. Namun, dengan sumber daya OpenAI, startup ini bisa menjadi ancaman serius bagi kekuasaan Neuralink.

Selengkapnya