– Perdebatan soal di mana Bitcoin (BTC) bakal menemukan dasar siklus berikutnya semakin mengerucut ke satu area nan sama, ialah US$ 40.000 – US$ 50.000. Namun seorang trader terkenal asal Argentina, ialah G.Martin memperingatkan bahwa ketika sebuah sasaran menjadi konsensus, pasar justru sering bergerak tidak persis ke titik nan paling ramai diprediksi.
Dalam salah satu pembaruannya, Martin mengatakan pasar tetap kemungkinan berjarak beberapa bulan dari pembentukan dasar nan rapi, dan sebelum itu terjadi Bitcoin berpotensi melewati fase konsolidasi lebih lama.

“Seiring waktu berjalan, sebagian pelaku pasar bisa mulai menurunkan proyeksi downside mereka, bukan lantaran resiko hilang, melainkan lantaran dinamika pasar sering berubah ketika penurunan berkepanjangan mulai melelahkan dan ekspektasi bergeser,” ungkap Martin.
Meski begitu, Martin mengakui bahwa area US$ 40.000 – US$ 50.000 saat ini mempunyai konsefluensi teknikal nan paling kuat untuk skenario kapitulasi dan pembalikan. Ia menyoroti bahwa area tersebut berangkaian dengan area nan sebelumnya memicu pergerakan besar menuju resiko tertinggi, ditandai lonjakan volume nan dia sebut sebagai nan terbesar sejak dasar siklus 2022.
Baca Juga: XRP Anjlok 60 Persen dari Puncak, Waktunya Serok?
Dalam pembacaan Martin, area ini juga beririsan dengan momen persetujuan dan peluncuran ETF spot Bitcoin, nan menjadi titik krusial dalam perubahan struktur permintaan pasar.
“Konsekuensi lain datang dari sisi Fibonacci. Penurunan menuju area tersebut bakal mendekati level 0,786 Fibonacci, nan dalam kajian teknikal sering dipandang sebagai wilayah ekstrem nan kerap memicu reaksi keras, baik berupa kapitulasi terakhir maupun awal pembalikan,” ujarnya.
Namun pesan utamanya tetap berhati-hati: meski US$ 40.000 – US$ 50.000 terlihat sebagai kandidat terkuat secara teknikal, pasar jarang memberikan “entry sempurna” sesuai angan mayoritas. Dalam praktiknya, pembentukan dasar sering melangkah berantakan, dengan pantulan cepat, penurunan ulang, dan pergeseran narasi nan menguji kesabaran sebelum struktur reversal betul-betul terbentuk.
Sementara itu berasas info terbaru dari CoinGecko, nilai Bitcoin berada di level US$ 65,090. Level ini mencerminkan penurunan sebesar 4,02 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
$BTC – The $40k–$50k range is increasingly becoming the consensus sasaran for a cycle bottom.
And markets rarely move exactly where the majority expects.
I believe we’re still months away from a proper bottom, likely with more consolidation before we see clear structural signs of… pic.twitter.com/i8tSAt8YEa
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
18 jam yang lalu