Telset.id – Pernah kekecewaan lantaran hasil edit foto tak sesuai ekspektasi? VSCO, raja filter foto nan telah membentuk budaya visual digital, baru saja meluncurkan solusinya: VSCO Capture. Aplikasi kamera iOS eksklusif ini menghadirkan lebih dari 50 preset pengaruh movie real-time, mengubah langkah Anda memotret sebelum jari menyentuh tombol edit.
Bukan sekadar tambahan fitur, VSCO Capture adalah respons langsung atas keluhan pengguna tentang “editing fatigue” – kelelahan akibat proses edit berulang. “Ini tentang membawa organisasi lebih dekat ke momen imajinatif awal,” tegas Eric Wittman, CEO VSCO, dalam pernyataan resminya. Aplikasi ini memungkinkan Anda memandang pratinjau filter langsung melalui viewfinder, menghilangkan tebakan dalam proses kreatif.
Revolusi Kamera Smartphone
Berbeda dengan aplikasi kamera biasa, VSCO Capture menawarkan kontrol manual ahli seperti pengaturan shutter speed dan eksposur. Fitur unggulannya adalah keahlian memproses file RAW dan ProRAW – format nan biasanya hanya tersedia di aplikasi premium seperti Snapseed 3.0 alias Galaxy Enhance-X milik Samsung.
Yang lebih cerdas: semua preset berkarakter non-destruktif. Artinya, foto original tetap tersimpan meski Anda telah menerapkan filter. “Anda bisa mengubah preset berbeda seminggu kemudian tanpa kehilangan kualitas gambar,” jelas tim developer VSCO. Fitur ini mirip dengan teknologi pada aplikasi edit foto AI terbaru, tapi dengan pendekatan nan lebih humanis.
Integrasi Mulus dengan Ekosistem VSCO
VSCO Capture bukan produk nan berdiri sendiri. Hasil jepretan langsung tersinkronisasi dengan aplikasi utama VSCO untuk penyuntingan lanjutan. Ini memberi elastisitas bagi pengguna nan mau menambahkan sentuhan akhir sebelum membagikannya ke media sosial.
Sayangnya, pengguna Android kudu bersabar. Seperti banyak aplikasi imajinatif premium lainnya – termasuk beberapa aplikasi edit foto terbaik untuk Instagram – VSCO Capture saat ini hanya tersedia untuk perangkat iOS. Namun, langkah ini bisa menjadi awal dari tren baru di industri aplikasi imajinatif mobile.
Dengan peluncuran VSCO Capture, pemisah antara kamera dan penyunting foto semakin kabur. Pertanyaannya sekarang: apakah pendekatan “edit sebelum memotret” ini bakal menjadi standar baru dalam fotografi smartphone? Jawabannya mungkin ada di genggaman Anda.