Analis Klaim 2 Faktor Ini Dorong Koreksi Btc

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Setelah mencetak rekor baru di nomor US$ 125.000 akhir pekan lalu, nilai Bitcoin (BTC) mulai terkoreksi ringan. Hal ini pun memicu kekhawatiran bahwa pasar bisa memasuki fase penurunan jangka pendek, terutama lantaran para trader mulai merealisasikan keuntungan.

Menurut salah satu analis mata uang digital terkenal berjulukan Ali Martinez, parameter teknikal TD Sequential sekarang menunjukkan sinyal “jual” pada diagram 12 jam Bitcoin. Sinyal ini ditandai dengan nomor “9” nan secara historis sering mengindikasikan potensi pembalikan harga.

“Sinyal ini biasanya muncul di titik jenuh beli, dan sering diikuti oleh tindakan ambil untung serta koreksi harga,” ungkap Martinez dalam unggahan di platform X, Senin (6/10/2025).

Jika pola ini berulang seperti sebelumnya, Ali meyakini Bitcoin bisa menghadapi tekanan jual nan lebih besar dalam beberapa hari ke depan.

Zona Kunci US$ 120.000 Harus Bertahan

Penurunan nilai saat ini menyoroti pentingnya level US$ 120.000 sebagai area support utama, baik secara psikologis maupun teknikal. Level ini sebelumnya berkedudukan sebagai launchpad alias titik awal lonjakan nilai menuju all-time high (ATH).

Baca Juga: Bitcoin Masih Punya Ruang Naik, Kata Data Ini

Jika BTC turun di bawah area ini dan kandas bertahan, kemungkinan besar pasar bakal mengalami retracement lebih dalam. Hal ini, terutama lantaran momentum pasar mulai melambat setelah reli parabola nan terjadi baru-baru ini.

Peran Investor Institusional

Sementara itu analis mata uang digital lain, ialah Ted Pillows juga menyoroti lemahnya kekuatan breakout terakhir Bitcoin di atas US$ 124.000. Menurutnya, pergerakan tersebut lebih banyak didorong oleh trader berleverage di pasar futures, bukan oleh pembelian spot dari penanammodal institusi.

“Kalau lembaga masuk lagi seperti pekan lalu, kita bisa lihat BTC bakal merangkak ke US$ 127.000 hingga US$ 130.000. Tapi jika tidak, potensi turun ke US$ 120.000 alias apalagi US$ 118.000 terbuka,” ujar Pillow.

Selain itu, pusat perhatian sekarang tertuju pada aliran biaya nan masuk ke ETF Bitcoin. Sebagaimana diketahui, ETF merupakan salah satu pendorong utama nilai dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan info saat tulisan dibuat, nilai BTC berada di level US$ 123.881. Ini merupakan kenaikan sebesar 0,4 persen dalam 24 jam, dan tetap 10 persen lebih tinggi secara mingguan. Tekanan saat ini datang dari realisasi profit, tapi pasar belum sepenuhnya kehilangan momentum.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya