Harga Bitcoin Choppy, Ini Dua Level Kunci Yang Wajib Diawasi

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

– Bitcoin (BTC) belum menunjukkan arah jelas dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan diagram 4 jam (4H), BTC saat ini diperdagangkan tepat di bawah dua parameter teknikal penting, ialah 200 Moving Average (MA) dan 200 Exponential Moving Average (EMA).

Salah satu analis mata duit mata uang digital nan terkenal di media sosial X berjulukan Daan Crypto Trades, menyebut bahwa level ini bakal menjadi kunci bagi pembalikan tren dalam jangka pendek.

Zona MA 200 Jadi Medan Tempur Harga

Dalam pembaruan nan dibagikan melalui laman pribadinya, dia menjelaskan bahwa Bitcoin berada di antara dua level utama, yakni:

  • US$ 112.000 sebagai support lokal
  • US$ 116.000 sebagai resisten nan kuat

Kondisi saat ini digambarkan sebagai ‘middle of nowhere’, nilai tidak kuat menembus atas, tapi juga belum breakdown ke bawah. Hal ini memperlihatkan ketidakpastian nan tinggi, apalagi mengingat awal bulan sering kali disertai pergerakan nilai nan liar dan tidak terarah.

Pasar Masih Ragu-Ragu

Volume perdagangan tetap rendah, memperkuat kesan bahwa pelaku pasar tetap menunggu konfirmasi arah selanjutnya. Jika BTC bisa menembus dan memperkuat di atas MA/EMA 200 di timeframe 4 jam, ini bisa membuka jalan untuk uji ulang US$ 116.000.

Namun, kandas memperkuat di US$ 112.000 bisa memicu tekanan jual menuju area support nan lebih rendah.

Baca Juga: Analisis Harga Bitcoin dan Ketidakpastian Menjelang Publikasi Data NFP

$BTC Levels to watch in the short term 👇

Not much action the past few weeks.

Currently trading right below the 4H 200MA/EMA. Those will have to be broken for this to turn around in the short term.

Horizontal levels $112K & ~$116K are important to watch as well.

Market… pic.twitter.com/4zUNSvt8ft

— Daan Crypto Trades (@DaanCrypto) September 5, 2025

Sementara itu, analis lain dengan nama samaran Mags mengatakan bahwa Bitcoin (BTC) kembali mendekati salah satu parameter teknikal nan telah beberapa kali menjadi area beli strategis dalam siklus bull market saat ini, ialah EMA Ribbons.

Indikator ini telah menjadi referensi krusial sejak nilai BTC menembusnya dari bawah dan kemudian mengonfirmasi sebagai support sejak awal 2023.

Dalam diagram mingguan nan dibagikan oleh analis teknikal Mags, terlihat bahwa BTC telah menguji EMA ribbons sebanyak empat kali sejak breakout besar, dan selalu sukses memantul naik setiap kali menyentuh area tersebut.

Menurutnya, tetiap sentuhan tersebut memberikan sinyal beli kuat, nan sejauh ini terbukti menghasilkan entry level nan menguntungkan.

Mags juga membeberkan skenario, ialah jika nilai koreksi ke US$ 93.000 dan memantul, potensi reli lanjutan tetap terbuka dengan sasaran kembali ke atas US$ 130.000. Namun jika BTC break di bawah EMA ribbons, bisa menjadi sinyal awal pembalikan tren dan potensi pelemahan jangka menengah.

#Bitcoin – The EMA ribbons have been acting as a good buy zone for BTC since price broke out above it and flipped it as support.

So far, price has tested the EMA ribbons 4 times, and each time it has bounced back from the support.

The EMA ribbons are currently around $93,900.… pic.twitter.com/Us92z2w14V

— Mags (@thescalpingpro) September 5, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya