Pemerintah Batasi Anak Di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos Berisiko Tinggi

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Sedikit kita telaah buletin dalam negeri, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah tegas mengenai perlindungan anak di ruang digital, dimana dalam kebijakan terbaru mereka, anak berumur dibawah 16 tahun tidak diperbolehkan mempunyai akun pada platform media sosial dan jasa digital nan dikategorikan berisiko tinggi.

Nah langkah ini disebut sebagai upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem internet nan lebih kondusif bagi anak – anak sekaligus mengurangi ancaman nan kerap muncul di bumi maya.

Beberapa ancaman nan menjadi perhatian utama pemerintah tentu mencakup paparan konten pornografi, cyberbullying, penipuan online dan kecanduan penggunaan media digital nan jarang jadi perhatian, dan dengan pembatasan ini, pemerintah berambisi anak-anak dapat terlindungi dari akibat negatif bumi digital nan selama ini relatif susah dikendalikan.

Sosial Media nan Kemungkinan Akan Dibatasi?

Berdasarkan penjelasan izin seperti Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026, nan dimaksud platform berisiko tinggi biasanya adalah jasa digital nan mempunyai hubungan publik terbuka, fitur komentar alias direct messages, konten nan dibuat oleh pengguna dan potensi paparan konten sensitif berbahaya.

Dan kemungkinan, secara praktik, beberapa sosial media berikut masuk kedalam kategori nan bakal dibatasi.

  • Instagram
  • Facebook
  • Tiktok
  • X
  • Discord
  • Snapchat

Tapi tentu belum ada daftar final resmi nan diumumkan, jadi bisa saja ada perubahan nan bakal terjadi. Tetapi besar kemungkinan kelak platform tersebut bakal diwajibkan untuk menerapkan verifikasi usia, dan menyediakan mode unik untuk anak.

Kebijakan ini sendiri bakal mulai bertindak pada 28 Maret 2026 dan menandai babak baru dalam tata kelola internet di Indonesia, dan melalui langkah ini tampaknya pemerintah berupaya aktif sebagai pelindung bagi anak-anak dari beragam akibat negatif didunia digital.

Tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Komdigi


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya