Ram 8 Gb Apakah Cukup Di Tahun 2026?

Sedang Trending 15 jam yang lalu

Meskipun beberapa perangkat nan dijual baru saat ini sudah menyertakan RAM 16 GB, namun tidak dipungkiri bahwa tetap cukup banyak brand dan pabrikan tetap ada nan menyertakan 8 GB sebagai default.

Pada dasarnya sih RAM 8 GB pernah menjadi standar ideal untuk laptop dan PC kelas menengah. Namun memasuki tahun 2026 ini dimana kebutuhan komputasi meningkat dan sistem operasi semakin kompleks, ditambah dengan aplikasi nan semakin berat, rasanya 8 GB bakal terasa kurang.

Tapi apakah 8 GB RAM tetap cukup?

Jawabannya tentu tergantung, apalagi bisa dibilang tetap cukup, dengan catatan penggunaan tetap wajar. Sistem operasi modern seperti Windows 11 dan pengedaran Linux terbaru memang mengonsumsi memori lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tetapi 8 GB tetap bisa menangani aktivitas ringan tanpa masalah besar.

Namun, tentunya ketika tab browser mulai puluhan dan aplikasi melangkah bersamaan, sistem bisa mulai terasa lambat dan perlahan memory usage bakal terasa terbebani.

Baca Juga : RAM Makin Mahal, Aplikasi Makin Berat —Ancaman Baru Pengguna PC 2026

Dalam kasus harian saya saat ini, dengan konfigurasi laptop Dell XPS 13 9360 nan tetap menggunakan 8 GB RAM, membuka puluhan tab tetap bukan menjadi masalah dengan catatan ada beberapa optimisasi nan kudu dilakukan.

Salah satu nan saya lakukan adalah dengan menggunakan Microsoft Edge sebagai browser utama, bukan lantaran saya pro browser ini ya, namun lantaran rasanya dia lebih optimize di Windows 11 jika dibandingkan dengan Chrome alias Firefox.

Baca Juga : Kenapa Pengguna Windows 11 Harus Coba Microsoft Edge?

Nah alasannya lantaran fitur Sleeping Tab, dimana ketika tab tidak dibuka cukup lama, dia bakal otomatis masuk ke mode sleep sehingga itu bakal mengurangi beban RAM dan CPU.

Nah dengan itu, membuka puluhan tab bukan menjadi masalah lantaran jika kita pindah tab, otomatis kelak tab nan sedang tidak dipakai bakal masuk ke mode sleep hingga kita klik kembali.

Tapi itu untuk alur kerja nan kebanyakan mengandalkan web browser, menjalankan aplikasi Microsoft Office alias Google Workspace, aplikasi ringan alias Coding skala mini dengan sublime text sekaligus menjalankan WSL sih tetap bisa juga dan apalagi sudah cukup, dimana RAM 8 GB tetap tergolong sangat aman.

Baca Juga : Mengenal ZRAM dan Kenapa Lebih Baik Dibanding Swap Biasa

Namun jika sudah masuk ke skenario intensif, jelas 16 GB jauh lebih nyaman dan direkomendasikan.

Bagaimana untuk Gaming?

Untuk gaming jelas 8 GB sudah berada di pemisah minimal, banyak game modern saat ini merekomendasikan 16 GB untuk pengalaman nan lebih baik. Untuk kasus saya sih meskipun laptop tersebut tidak bisa dipakai gaming, namun harusnya menjalankan game favorit saya seperti Project Zomboid alias The Forrest dengan setting diagram minimal tetap bisa, meskipun terbatas.

Namun jika Anda memang menargetkan game AAA terbaru, 16 GB menjadi pilihan nan lebih masuk akal.

Untuk detailnya sih Anda bisa cek tabel berikut sesuai dengan kategori pengguna.

Kategori PenggunaanContoh AktivitasRAM 8 GBRAM 16 GBRAM 32 GB
Kerja RinganBrowsing 10–20 tab, Office, streaming, meeting onlineCukup, tetap lancarSangat lancarTerlalu berlebihan
Kerja Multitasking MenengahBanyak tab browser, Office + meeting + aplikasi ringan bersamaanMulai terasa penuhIdeal dan stabilSangat lega
Kerja Berat ProduktivitasCoding besar, Android Studio, AutoCAD, editing foto resolusi tinggiSering lag, kurang stabilMinimum nan nyamanSangat optimal
Editing Video 1080pPremiere Pro, CapCut, DaVinci proyek ringanTerbatas, rawan patah patahIdealSangat lancar
Editing Video 4K / Rendering 3DBlender, After Effects, proyek kompleksTidak direkomendasikanMinimumDirekomendasikan
Gaming EsportsValorant, CS2, Dota 2Masih cukupSangat stabilOverkill
Gaming AAA ModernGame open world terbaru, setting medium–highBatas minimum, potensi stutterRekomendasi utamaSangat stabil dan future-proof
Gaming + StreamingMain game sembari OBS aktifTidak idealMinimumDirekomendasikan

Tapi tentu selain RAM, processor dan graphic juga kudu jadi perhatian, apalagi jika Anda mau menjalankan aplikasi alias game berat lantaran RAM bukan jadi patokan utama.

Nah apakah Anda tetap ada nan pakai RAM 8 GB? dan apakah dia tetap melangkah mulus untuk dipakai harian? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya