– Pendiri Tron Foundation, Justin Sun, mengumumkan bahwa gugatan nan diajukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika terhadap dirinya telah resmi dihentikan setelah tercapai kesepakatan penyelesaian senilai US$ 10 juta.
Pengumuman tersebut disampaikan Sun melalui platform X, di mana dia mengatakan bahwa dirinya merasa ‘sangat senang’ dengan keputusan regulator Amerika tersebut.

Menurut Sun, keputusan ini menandai berakhirnya sengketa norma nan juga melibatkan Tron Foundation dan BitTorrent Foundation.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian ini memberikan penutupan bagi kasus tersebut dan menegaskan bahwa dia bakal terus konsentrasi membangun ekosistem mata uang digital ke depannya.
Justin Sun Ingin Fokus pada Pasar Amerika Serikat
Dalam pernyataannya, Sun juga menegaskan bahwa Amerika Serikat bakal menjadi salah satu konsentrasi utama dalam rencana bisnisnya ke depan.
Ia menyebut bahwa Amerika mempunyai potensi besar untuk menjadi pusat dunia industri kripto, seperti nan beberapa kali disampaikan oleh Presiden Donald Trump dan pemerintahannya.
Menurut arsip pengadilan, penyelesaian kasus ini dilakukan melalui kesepakatan senilai US$ 10 juta, namun Sun serta perusahaan nan terlibat tidak mengakui maupun menyangkal adanya pelanggaran.
Hakim Distrik AS di Manhattan, Edgardo Ramos, menyetujui penghentian kasus perdata tersebut.
Baca Juga: PEPE Bertahan di Support Kunci, Analis Prediksi Potensi Lonjakan 100 Persen
Kasus Bermula pada 2023
Gugatan terhadap Sun pertama kali diajukan oleh SEC pada 2023.
Dalam kasus tersebut, regulator menuduh Sun melakukan penjualan sekuritas mata uang digital tanpa izin nan mengenai dengan token TRX dan BTT.
Selain itu, SEC juga menuduh adanya praktik manipulasi volume perdagangan melalui wash trading.
Menurut tuduhan tersebut, antara April 2018 hingga Februari 2019, Sun diduga memerintahkan tenaga kerja Tron Foundation untuk melakukan lebih dari 60.000 transaksi terlarangan menggunakan akun nan dikendalikan oleh Tron Foundation dan BitTorrent Foundation.
Tujuannya diduga untuk meningkatkan volume perdagangan TRX secara artifisial.
SEC juga menuding Sun menjual sejumlah besar token TRX di pasar sekunder dan memperoleh sekitar US$ 31 juta dari penjualan nan dianggap tidak terdaftar dan ilegal.
Sekitar dua tahun setelah gugatan diajukan, regulator Amerika sempat meminta pengadilan federal untuk menuda proses norma (stay) dalam kasus tersebut.
Namun setelah perubahan pemerintahan di Amerika Serikat, Sun diketahui menjadi salah satu pendukung finansial utama proyek mata uang digital nan mengenai dengan Trump.
Ia dilaporkan membeli miliaran token WLFI, nan membuatnya menjadi salah satu pendukung terbesar proyek World Liberty Financial.
Dampak ke Pasar Kripto Relatif Terbatas
Ketika gugatan SEC pertama kali diumumkan sekitar tiga tahun lalu, nilai TRX dan BTT sempat mengalami penurunan tajam.
Namun setelah pengumuman bahwa kasus tersebut telah diselesaikan, dampaknya terhadap pasar terlihat relatif kecil.
Dalam 12 jam terakhir, nilai TRX tercatat naik sekitar 0,5 persen, sementara BTT justru turun sekitar 1 persen.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
3 jam yang lalu